HUT RI #81

Penyuluh Jalankan Program Pembebasan Buta Aksara Al-Quran di TPQ Kemala Bhayangkari 13 Wangon

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas--Penyuluh Agama Islam KUA Wangon terus berkomitmen meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membaca Al-Qur’an melalui Program Pembebasan Buta Aksara Al-Qur’an. Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan melalui pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) bagi santri TPQ Kemala Bhayangkari 13 Wangon. Kamis (03/09)

Kegiatan BTA berlangsung dengan suasana penuh semangat dan kekeluargaan. Para santri mendapatkan bimbingan secara bertahap, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, pelafalan huruf yang benar, membaca harakat, hingga latihan membaca rangkaian ayat Al-Qur’an. Pendampingan dilakukan dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing santri.

Penyuluh Agama KUA Wangon, Joharulloh, menyampaikan bahwa kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan bekal penting bagi generasi muda. “Kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal Al-Qur’an, tetapi juga mampu membacanya dengan baik dan benar. Melalui BTA ini, kami berupaya membantu membebaskan generasi muda dari buta aksara Al-Qur’an,” ungkapnya.

Para santri TPQ Kemala Bhayangkari 13 Wangon menyambut kegiatan tersebut dengan antusias. Salah seorang santri mengaku senang mengikuti pembelajaran BTA karena dapat belajar membaca Al-Qur’an secara langsung bersama pembimbing. “Saya senang belajar BTA karena sekarang semakin tahu cara membaca huruf dan ayat Al-Qur’an. Semoga saya bisa membaca Al-Qur’an dengan lancar,” tuturnya.

Program Pembebasan Buta Aksara Al-Qur’an ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai lembaga pendidikan keagamaan di wilayah Kecamatan Wangon. Melalui sinergi antara Penyuluh Agama, TPQ, guru, dan para santri, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus tumbuh dengan kecintaan terhadap kitab suci.(srf)