Penyuluh KUA Berikan Bimwin Mandiri untuk Wujudkan Keluarga Sakinah
Oleh KUA pekuncen
Pekuncen – Dalam upaya membekali calon pengantin dengan pemahaman kehidupan rumah tangga yang harmonis dan penuh tanggung jawab, Penyuluh Agama Islam KUA Pekuncen melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Pekuncen dan diikuti oleh calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Rabu (13/05)
Bimbingan perkawinan disampaikan oleh Miftakhul Faozi selaku Penyuluh Agama Islam KUA Pekuncen. Dalam penyampaiannya, beliau memberikan berbagai materi penting seputar kehidupan berkeluarga, mulai dari membangun komunikasi yang baik antara suami dan istri, memahami hak dan kewajiban dalam rumah tangga, hingga pentingnya menanamkan nilai-nilai agama sebagai pondasi keluarga sakinah.
Miftakhul Faozi menyampaikan bahwa pernikahan bukan hanya sekadar menyatukan dua insan, namun juga merupakan ibadah yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin. Oleh karena itu, calon pengantin perlu memiliki bekal pengetahuan dan pemahaman agar mampu menghadapi berbagai dinamika kehidupan rumah tangga dengan bijaksana.
“Melalui bimbingan perkawinan ini, diharapkan calon pengantin dapat memahami arti penting membangun keluarga yang harmonis, saling menghormati, serta mampu menyelesaikan permasalahan rumah tangga dengan komunikasi dan nilai-nilai keagamaan,” ungkapnya.
Selain itu, peserta juga diajak untuk memahami pentingnya menjaga ketahanan keluarga di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Keharmonisan rumah tangga, menurutnya, harus dibangun atas dasar cinta, kasih sayang, tanggung jawab, dan komitmen bersama dalam menjalankan kehidupan berumah tangga.
Kegiatan bimbingan perkawinan mandiri ini merupakan salah satu bentuk pelayanan dan pembinaan KUA Pekuncen kepada masyarakat, khususnya bagi calon pengantin agar memiliki kesiapan mental, spiritual, dan sosial sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para calon pengantin mampu mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah serta menjadi keluarga yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
