Penyuluh KUA Gumelar Berikan Penyuluhan Keagamaan di MT Hijrotunnisa Desa Cihonje

Oleh HUMAS
SHARE

Gumelar – Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar kembali melaksanakan kegiatan rutin penyuluhan keagamaan. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Majelis Taklim (MT) Hijrotunnisa, yang berlokasi di RW 08, Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar.
Kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh jamaah ibu-ibu setempat dengan antusiasme yang tinggi. Fokus utama dalam pertemuan kali ini adalah mengangkat tema "Mengisi Minggu Terakhir di Bulan Dzulhijjah". Selasa (09/06/2026).

Dalam tausiyahnya, tim Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar menyampaikan pentingnya memanfaatkan sisa waktu di bulan Dzulhijjah dengan amalan-amalan yang bermanfaat. Mengingat Dzulhijjah adalah salah satu bulan yang dimuliakan (bulan haram), jamaah diajak untuk meningkatkan kualitas ibadah sebelum memasuki bulan baru dalam kalender Hijriah.

"Minggu terakhir bulan Dzulhijjah ini adalah kesempatan emas bagi kita untuk muhasabah atau mengevaluasi diri. Mari kita tutup bulan ini dengan memperbanyak istigfar, meningkatkan silaturahmi, serta mengoptimalkan zikir dan sedekah sebagai bentuk syukur atas nikmat yang Allah berikan," ujar perwakilan Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar di sela-sela penyuluhan.

Lebih lanjut, penyuluh juga menekankan bahwa meski bulan Dzulhijjah identik dengan hari raya kurban, semangat berbagi dan ketaatan kepada Allah SWT tidak boleh berhenti setelah hari tasyrik berakhir. Semangat tersebut harus tetap dijaga untuk menyambut bulan Muharram yang akan segera tiba.

Kegiatan penyuluhan ini berjalan dengan khidmat dan ditutup dengan sesi tanya jawab serta doa bersama. Pihak KUA Gumelar berharap, melalui rutinitas penyuluhan seperti ini, pemahaman keagamaan masyarakat di wilayah Desa Cihonje, khususnya di lingkungan RW 08, dapat terus meningkat dan membawa dampak positif bagi kerukunan serta ketentraman warga.

Kegiatan di MT Hijrotunnisa ini menjadi salah satu agenda rutin KUA Gumelar dalam upaya mendampingi masyarakat dalam bidang keagamaan secara langsung di tingkat desa.