Penyuluh KUA Wangon Diskusi Peta Dakwah Bersama Tokoh Agama Desa Pengadegan
Oleh KUA Wangon
Banyumas — Penyuluh Agama Islam KUA Wangon melaksanakan silaturahmi dan diskusi bersama tokoh agama Desa Pengadegan, Mufrodin. Pertemuan tersebut membahas peta dakwah sebagai bagian dari upaya memetakan kondisi, potensi, serta kebutuhan pembinaan keagamaan masyarakat di Desa Pengadegan. Jumat (28/08)
Diskusi berlangsung dalam suasana akrab dan penuh keterbukaan. Berbagai hal terkait kegiatan keagamaan, keberadaan majelis taklim, masjid dan mushola, serta potensi pembinaan umat menjadi bagian dari pembahasan. Pemetaan tersebut diharapkan dapat membantu Penyuluh Agama dalam menentukan pendekatan dakwah yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Zainur, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menyampaikan bahwa peta dakwah sangat penting sebagai dasar dalam melaksanakan pembinaan umat. “Kita perlu mengetahui kondisi dan potensi masyarakat secara langsung. Dengan adanya peta dakwah, kegiatan penyuluhan dapat lebih terarah dan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat,” ujar Zainur.
Menurut Zainur, keterlibatan tokoh agama setempat menjadi bagian penting dalam memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi keagamaan masyarakat. Sinergi antara Penyuluh Agama dan tokoh agama diharapkan dapat memperkuat berbagai kegiatan pembinaan serta memudahkan penyampaian pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat.
Kegiatan diskusi bersama Mufrodin tersebut menjadi salah satu langkah KUA Wangon dalam memperkuat koordinasi dan sinergi pembinaan umat di wilayah binaan. Melalui komunikasi yang berkelanjutan, diharapkan dakwah dan penyuluhan agama di Desa Pengadegan semakin efektif, humanis, dan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.(srf)
