Perkuat Sinergi dan Kesejahteraan Guru, Kemenag Banyumas Gelar Rakor Pendidikan Agama Katolik
Oleh HUMAS
Banyumas – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas menggelar Rapat Koordinasi Bersama Guru Pendidikan Agama Katolik dan Tim Kerja (Timker) Pendidikan Paroki di Aula Al-Ikhlas Kemenag Banyumas. Pertemuan penting ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, didampingi Penyelenggara (Gara) Agama Katolik, Endah. Selasa (28/07)
Rakor tersebut menjadi ajang penguatan komitmen Kemenag Banyumas dalam mendukung kesejahteraan pengajar serta meningkatkan mutu kepemimpinan pendidikan di lingkungan Katolik.
Dalam kesempatan tersebut, Endah menyampaikan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan hak-hak para pendidik. "Kami akan memperjuangkan hak guru untuk mendapatkan tunjangan yang layak," tegas Endah di hadapan para peserta rapat.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, menekankan pentingnya peran kepemimpinan yang tangguh dan visioner dalam membangun kualitas pendidikan. Untuk menggambarkan harapannya, Ibnu mengutip kutipan terkenal dari Napoleon Bonaparte:
“If you build an army of 100 lions and their leader is a dog, in any fight, the lions will die like a dog. But if you build an army of 100 dogs and their leader is a lion, all dogs will fight as a lion.”
Kutipan tersebut memiliki arti: "Jika Anda membangun pasukan berisi 100 ekor singa tetapi dipimpin oleh seekor anjing, maka dalam pertempuran apa pun, singa-singa itu akan mati seperti anjing. Namun, jika Anda membangun pasukan berisi 100 ekor anjing dan pemimpinnya adalah seekor singa, maka seluruh anjing itu akan bertarung layaknya seorang singa."
Melalui perumpamaan tersebut, Ibnu mengingatkan bahwa kapasitas dan karakter seorang pemimpin—baik di tingkat paroki, sekolah, maupun instansi—sangat menentukan keberhasilan seluruh tim. Seorang pemimpin yang kuat, berani, dan berintegritas mampu memotivasi serta mengangkat potensi terbaik dari setiap anggotanya untuk mencapai tujuan bersama.
Rapat koordinasi ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara Kemenag Banyumas, guru-guru Agama Katolik, dan Timker Pendidikan Paroki demi terwujudnya pendidikan keagamaan yang berkualitas serta berkeadilan.
