Puluhan Muslimat dan Fatayat Padawaras Bedah Tuntas Fiqih Aurat Wanita Bersama KUA Gumelar
Oleh HUMAS
Gumelar – Suasana Masjid Padawaras RW 07, Kecamatan Gumelar, tampak berbeda dan lebih cerah hari ini. Puluhan ibu-ibu Muslimat dan pemudi Fatayat NU berkumpul dengan satu tujuan mulia: memperdalam ilmu agama. Mereka hadir dalam acara Majelis Taklim rutin yang kali ini mengangkat tema yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, yaitu Fiqih Wanita tentang Aurat. Selasa (02/06)
Acara yang berlangsung khidmat ini menghadirkan narasumber berkompeten, yaitu Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Gumelar.
Dalam pemaparannya, Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar menjelaskan secara detail dan runtut mengenai batasan aurat wanita, baik dalam shalat maupun di luar shalat (dalam kehidupan bersosial).
Materi yang disampaikan meliputi:
- Batasan Aurat yang Syar'i: Menjelaskan bagian tubuh mana saja yang boleh dan tidak boleh terlihat di depan mahram maupun non-mahram.
- Kriteria Pakaian Muslimah: Menekankan bahwa pakaian longgar bukan sekadar tren, melainkan esensi dari menjaga kehormatan seorang wanita sesuai syariat.
- Dilema Keseharian: Membahas fiqih praktis, seperti hukum berwudhu di tempat umum hingga batas toleransi aurat saat beraktivitas di dalam rumah.
"Menjaga aurat bukan bentuk pengekangan terhadap wanita, melainkan bentuk pemuliaan Islam untuk menjaga kehormatan dan kesucian diri kita," ujar Penyuluh KUA Gumelar di tengah-tengah penyampaian materi.
Daya tarik materi ini membuat para jamaah yang hadir begitu antusias. Ruang utama Masjid Padawaras dipenuhi dengan sesi tanya jawab yang hidup. Banyak jamaah Muslimat maupun Fatayat yang bergantian mengacungkan tangan untuk berkonsultasi mengenai persoalan fikih praktis yang sering mereka temui sehari-hari.
Format penyampaian yang santai namun berbobot dari pihak KUA Gumelar membuat suasana majelis taklim terasa hangat dan tidak membosankan. Ibu-ibu yang hadir tampak mencatat poin-poin penting, sementara para pemudi Fatayat aktif berdiskusi interaktif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para jamaah di wilayah RW 07 Padawaras tidak hanya sekadar tahu, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu fiqih tersebut dengan benar dalam kehidupan sehari-hari.
Pihak KUA Gumelar juga mengapresiasi semangat belajar yang ditunjukkan oleh warga Padawaras dan berharap sinergi dakwah seperti ini bisa terus berjalan secara istiqomah ke depannya.
