HUT RI #81

Ramadhan Adalah Waktu Menuai Ketaqwaan dan Maghfiroh

K
KUA PURWOKERTO TIMUR
17 Mar 2026
32x dibaca
SHARE

Purwokerto – Memasuki fase krusial di bulan suci Ramadhan, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Purwokerto Timur, Yayuk Septimawati, hadir menyapa masyarakat Banyumas melalui siaran kajian rohani di RRI Purwokerto, Selasa (17/03).

Dalam balutan tema spiritual yang mendalam, Yayuk menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar, melainkan momentum emas bagi setiap muslim untuk memanen hasil dari kesungguhan ibadahnya.

Yayuk menyampaikan bahwa setiap detik di bulan Ramadhan memiliki nilai investasi akhirat yang sangat tinggi. Ia mengajak pendengar untuk menyadari bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk "menjemput" janji Allah SWT.

"Inilah saatnya kita menuai hasil dari madrasah Ramadhan; menuai ketaqwaan yang hakiki dan menuai maghfiroh (ampunan) dari Allah SWT. Jangan sampai bulan yang penuh berkah ini berlalu begitu saja tanpa ada perubahan kualitas iman dalam diri kita," tegas Yayuk di hadapan mikrofon RRI.

Lebih lanjut, Yayuk menambahkan bahwa keberhasilan seseorang dalam berpuasa tercermin dari konsistensinya hingga akhir bulan. Ia mengingatkan agar antusiasme ibadah tidak mengendur seiring mendekatnya hari raya.

"Ketaqwaan yang kita tuai hari ini harus menjadi pondasi untuk sebelas bulan berikutnya. Ramadhan mendidik kita menjadi pribadi yang lebih peka secara sosial dan lebih disiplin secara spiritual. Maghfiroh Allah itu luas, maka bentangkanlah sajadah dan perbanyaklah istighfar di waktu-waktu mustajab ini," tambahnya.

Kajian ini diharapkan dapat memberikan suntikan semangat bagi para pendengar setia RRI Purwokerto agar tetap fokus mengejar keutamaan malam-malam terakhir Ramadhan, di tengah kesibukan persiapan mudik dan lebaran yang mulai terasa. (jw)