Saling Menguatkan dalam Suka Maupun Duka
Oleh KUA JATILAWANG
Banyumas – Ada hari-hari yang berlalu begitu saja, namun ada pula hari yang menjadi penanda lahirnya sebuah perjalanan panjang bernama keluarga. Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Kantor Urusan Agama (KUA) Jatilawang ketika Penghulu KUA Jatilawang, Iskandar Zulkarnain, melaksanakan pencatatan nikah sekaligus memandu prosesi ijab kabul pasangan pengantin Soha dan Solihatur, warga Desa Kedungwringin, yang berlangsung di aula KUA Jatilawang. Selasa (09/06)
Dengan penuh kehormatan dan tanggung jawab, Iskandar Zulkarnain memastikan seluruh proses administrasi hingga akad nikah berjalan sesuai ketentuan syariat dan peraturan perundang-undangan. Di hadapan para saksi serta keluarga yang hadir, kalimat ijab kabul terucap dengan mantap, sederhana, namun sarat makna, menjadi awal dari perjalanan dua insan yang bersepakat untuk menapaki kehidupan bersama dalam ikatan yang diridhai Allah SWT.
Keheningan sesaat yang menyelimuti ruangan berubah menjadi suasana haru ketika akad dinyatakan sah. Senyum bahagia terpancar dari wajah kedua mempelai dan keluarga besar yang menyaksikan momen bersejarah tersebut. Sebab, pada hakikatnya, pernikahan bukan sekadar pertemuan dua hati, melainkan penyatuan dua keluarga, dua harapan, dan dua doa yang dipersatukan dalam ikatan suci yang kokoh.
Penghulu KUA Jatilawang, Iskandar Zulkarnain, menyampaikan bahwa pernikahan merupakan ibadah yang agung dan menjadi salah satu jalan untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
“Akad nikah adalah perjanjian yang sangat kuat (mitsaqan ghalizha). Semoga rumah tangga yang dibangun oleh Soha dan Solihatur senantiasa dipenuhi keberkahan, kasih sayang, serta kemampuan untuk saling menguatkan dalam suka maupun duka,” tuturnya.
Bagi sebagian orang, akad nikah mungkin hanya berlangsung dalam hitungan menit. Namun sesungguhnya, beberapa menit itulah yang menjadi gerbang menuju perjalanan seumur hidup. Di balik satu tarikan napas saat mengucapkan kabul, tersimpan janji untuk saling menjaga, saling menerima kekurangan, serta bersama-sama merawat cinta hingga akhir usia.
KUA Jatilawang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tidak hanya dalam aspek administrasi pencatatan pernikahan, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang humanis, ramah, dan penuh makna, sehingga setiap pasangan yang memulai lembaran baru kehidupannya dapat merasakan bahwa negara hadir untuk menjadi saksi atas lahirnya keluarga-keluarga yang kokoh dan berkualitas.
Di tengah dunia yang terus bergerak dengan segala dinamika dan tantangannya, akad nikah yang berlangsung di KUA Jatilawang pada hari itu menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati sering kali lahir dari kesederhanaan; dari sepasang insan yang saling mengucapkan janji setia, dari doa-doa orang tua yang mengiringi, serta dari harapan agar cinta yang dipersatukan di bumi kelak berlanjut hingga dipertemukan kembali di surga.
Selamat menempuh hidup baru kepada Soha dan Solihatur. Semoga setiap langkah yang ditempuh menjadi jalan menuju keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta menjadi rumah bagi tumbuhnya cinta, ketulusan, dan keberkahan yang tak pernah putus sepanjang masa.
