HUT RI #81

Sebagian Guru MTs Nurul Iman Cikembulan Ikuti Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) dari Kemenag

Oleh kemenag Banyumas1
SHARE

Banyumas — Sebagian guru di MTs Nurul Iman Cikembulan mengikuti Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag). Pelaksanaan asesmen ini dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh sistem Kemenag, yang berbeda-beda untuk setiap guru sesuai dengan mata pelajaran yang diampu, sehingga tidak seluruh guru mengikuti asesmen secara bersamaan pada hari yang sama. Selasa (06/10)

Bagi guru yang mendapatkan jadwal pelaksanaan pada hari ini, asesmen dikerjakan sesuai dengan bidang studi yang menjadi tanggung jawabnya di kelas. Sementara itu, guru-guru lain yang belum mendapatkan jadwal hari ini akan mengikuti AKGTK pada hari-hari berikutnya, menyesuaikan dengan penjadwalan yang telah ditetapkan oleh sistem secara terpusat.

AKGTK dirancang sebagai instrumen untuk memetakan kompetensi guru secara lebih spesifik, dengan mempertimbangkan kesesuaian antara asesmen yang diberikan dan mata pelajaran yang diampu oleh masing-masing guru. Pendekatan semacam ini dinilai lebih relevan dibandingkan asesmen yang bersifat umum, karena hasil yang diperoleh dapat memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai penguasaan materi guru pada bidang studinya masing-masing.

Dalam pelaksanaannya, guru-guru yang terjadwal hari ini mengerjakan asesmen secara mandiri menggunakan perangkat yang telah disediakan, mengikuti alur dan waktu pengerjaan yang telah ditentukan oleh sistem dari Kemenag. Beberapa guru mengaku perlu melakukan persiapan tambahan sebelum mengikuti asesmen ini, mengingat soal yang diberikan menuntut pemahaman materi secara mendalam sesuai dengan perkembangan kurikulum terbaru.

"AKGTK ini menjadi salah satu cara bagi kami untuk terus mengukur dan meningkatkan kompetensi sesuai bidang yang kami ampu. Karena jadwalnya bergilir, hari ini baru sebagian guru yang mengikuti, sisanya menyusul di hari-hari berikutnya," ujar salah satu guru MTs Nurul Iman Cikembulan yang mengikuti asesmen hari ini.

Berbedanya jadwal pelaksanaan AKGTK antar guru menjadi hal yang wajar, mengingat sistem asesmen ini dikelola secara terpusat oleh Kemenag dengan mempertimbangkan jumlah peserta dan ketersediaan slot pelaksanaan secara nasional. Oleh karena itu, pelaksanaan AKGTK di MTs Nurul Iman Cikembulan pun berlangsung secara bertahap, tidak dilaksanakan oleh seluruh guru secara serentak dalam satu hari yang sama.
Penjadwalan yang bertahap ini justru memberikan keleluasaan bagi pihak madrasah dalam mengatur kegiatan belajar-mengajar, sehingga proses pembelajaran di kelas tetap dapat berjalan seperti biasa, tanpa harus mengalami kekosongan jam pelajaran secara bersamaan akibat banyaknya guru yang mengikuti asesmen dalam waktu yang sama.

Pelaksanaan AKGTK oleh Kemenag merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan kualitas tenaga pendidik di lingkungan madrasah tetap terjaga dan terus berkembang seiring dengan perubahan kurikulum maupun tuntutan dunia pendidikan yang semakin dinamis. Melalui asesmen yang dilakukan secara bertahap sesuai jadwal masing-masing, hasil yang diperoleh dapat menjadi bahan evaluasi bagi penyusunan program pembinaan dan pengembangan profesional guru ke depannya.

Bagi MTs Nurul Iman Cikembulan, keikutsertaan guru dalam AKGTK ini menjadi salah satu bentuk komitmen madrasah dalam mendukung program peningkatan mutu tenaga pendidik yang dicanangkan oleh Kemenag, meskipun pelaksanaannya harus menyesuaikan jadwal yang berbeda-beda untuk setiap guru.

Melalui pelaksanaan AKGTK yang berlangsung bertahap ini, MTs Nurul Iman Cikembulan berharap setiap guru yang mengikuti asesmen, baik hari ini maupun pada hari-hari berikutnya, dapat memperoleh hasil yang benar-benar mencerminkan kompetensi mereka sesuai dengan bidang studi yang diampu. Hasil ini diharapkan dapat menjadi landasan yang baik bagi upaya peningkatan mutu pembelajaran di madrasah, sekaligus menjadi motivasi bagi guru untuk terus mengembangkan diri dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.