Sentuhan Regulasi dan Nurani: Aksi KUA Sumpiuh Jaga Kelestarian Lingkungan di Tengah Kemarau
Oleh KUA SUMPIUH
SUMPIUH – Cuaca panas ekstrem dan absennya hujan dalam waktu yang cukup lama mulai berdampak pada vegetasi di lingkungan sekitar. Menanggapi kondisi tersebut, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Urusan Agama (KUA) Sumpiuh bergerak cepat melakukan aksi peduli lingkungan dengan melakukan perawatan dan penyiraman intensif terhadap tanaman di area kantor yang mulai layu. Jumat (10/07).
Aksi gotong royong ini bukan sekadar rutinitas menjaga kebersihan dan keindahan estetika kantor. Lebih dari itu, gerakan ini didasari oleh kesadaran religius yang mendalam untuk menghindari tindakan kedzaliman terhadap makhluk ciptaan Allah SWT, termasuk tumbuh-tumbuhan yang telah ditanam.
Kepala KUA Sumpiuh dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa menelantarkan tanaman yang sudah ditanam hingga mati kekeringan merupakan bentuk kelalaian yang harus dihindari. Menurutnya, tanaman juga memiliki hak untuk hidup dan memberikan manfaat bagi manusia, seperti suplai oksigen dan kesejukan udara. Oleh karena itu, merawatnya di tengah musim kemarau adalah bagian dari manifestasi akhlak dan amanah sebagai seorang muslim sekaligus pelayan masyarakat.
Dengan memanfaatkan sumber air yang ada, para ASN bahu-membahu menyiram setiap sudut taman, memotong ranting-ranting yang mengering, serta memberikan pupuk tambahan agar tanaman kembali segar.
Melalui kegiatan ini, keluarga besar KUA Sumpiuh berharap dapat memberikan contoh nyata kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan menunjukkan rasa welas asih terhadap sesama makhluk hidup, sekecil apa pun kontribusinya. Lingkungan kantor yang hijau dan asri dipastikan akan tetap terjaga guna memberikan kenyamanan maksimal bagi warga yang datang mendapatkan pelayanan.
