Silaturahmi dan Doa Terbaik Mengiringi Tilik Bayi
Banyumas – Suasana penuh kebahagiaan dan kehangatan menyelimuti kediaman Todi Kurniawan Kepala KUA Patikraja di Sibalung, Kemranjen, saat berlangsungnya acara tilik bayi. Acara ini merupakan tradisi penting dalam budaya Indonesia untuk memberikan doa dan harapan terbaik kepada buah hati yang baru lahir. Selasa (17/02)
Sekitar pukul 11.20 WIB, keluarga besar dan kerabat dekat berkumpul untuk menyambut kelahiran putri dari Todi Kurniawan dan istrinya. Hadir pula beberapa tokoh masyarakat seperti Apriliyanto yang menjabat sebagai Kepala KUA Kemranjen, serta beberapa tamu undangan lainnya seperti Zangim Fiddaroin, Muhson beserta istri-istri mereka.
Acara dimulai dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Muhson Dalam sambutannya, beliau mengucapkan selamat atas hadirnya anggota keluarga baru tersebut dan mendoakan agar putri dari Todi menjadi anak yang sholihah dan berbakti kepada orang tua serta agama. Ia juga menekankan pentingnya tradisi tilik bayi sebagai bentuk syukur dan doa untuk kesehatan serta keberkahan sang buah hati.
Kegiatan tilik bayi ini menjadi momen mempererat tali silaturahmi antar warga masyarakat, juga memiliki makna mendalam dalam membangun ikatan sosial sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat. Selain itu, acara seperti ini turut mengandung nilai spiritual yang mendukung perkembangan moral dan keimanan bagi sang bayi kelak.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa meskipun zaman semakin maju, adat istiadat lama tetap memiliki tempat istimewa dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Tradisi tilik bayi tidak hanya sekadar ceremonial, melainkan simbol harapan dan doa kolektif untuk masa depan generasi penerus bangsa.
Dengan berlangsungnya acara ini, diharapkan kedepannya akan semakin banyak generasi muda yang menghargai nilai-nilai budaya asli Indonesia sekaligus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga putri dari Todi Kurniawan tumbuh sehat, menjadi pribadi sholihah yang membanggakan keluarga dan agama. (@)
