Sorogan dan Asmaul Husna: Cara Penyuluh Sumpiuh Bimbing Santri An-Najah
Oleh KUA SUMPIUH
Sumpiuh — Penyuluh Agama Islam, Laeli Najihah, kembali melaksanakan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) Mandiri bagi santri Majelis Taklim (MT) Anak-Anak An-Najah. Kegiatan yang berlangsung rutin setiap ba'da Maghrib ini bertempat di Mushola Kedung Santen, Desa Selandaka, Kecamatan Sumpiuh. Kamis (10/09)
Sebelum pembelajaran dimulai, seluruh anak-anak berkumpul untuk melantunkan Asmaul Husna secara bersama-sama. Pembacaan nama-nama indah Allah ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai tauhid dan menenangkan suasana sebelum masuk ke materi utama.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan metode sorogan, di mana para santri maju satu per satu untuk membaca jilid Iqro maupun Al-Qur'an sesuai dengan tingkatan masing-masing. Melalui metode sorogan ini, penyuluh dapat menyimak secara langsung serta memperbaiki bacaan, tajwid, dan makhraj huruf para santri secara mendalam dan personal.
Kegiatan bimbingan rutin ini diharapkan dapat membentuk karakter anak-anak yang mencintai Al-Qur'an sejak dini serta memakmurkan mushola di lingkungan setempat.
