Teladani Rasulullah, Penyuluh KUA Gumelar Ajak Jamaah MT Nurfalah Amalkan Doa Kasih Sayang untuk Umat
Oleh HUMAS
Gumelar – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gumelar kembali melaksanakan agenda penyuluhan keagamaan rutin berbasis masyarakat. Bertempat di Majelis Taklim (MT) Nurfalah, RW 09, Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar, kegiatan kali ini mengangkat tema yang menyentuh sisi spiritual dan sosial jamaah, yaitu "Doa Menyayangi Umat Nabi Muhammad SAW". Senin (06/07)
Melalui momentum ini, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gumelar mengajak segenap jamaah untuk merefleksikan dan meneladani sifat kasih sayang agung yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW, lalu mengimplementasikannya dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
Dalam pemaparan materinya, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gumelar membedah tiga poin utama yang menjadi sari pati penyuluhan:
-
Hakikat Kasih Sayang Rasulullah: Mengingatkan kembali bahwa Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang paling mencintai umatnya (raufun rahim). Cinta kasih tersebut dibuktikan di mana beliau tidak hanya mendoakan keselamatan umatnya semasa hidup, melainkan hingga detik-detik terakhir menjelang wafatnya, kalimat "Ummatii, ummatii" (umatku, umatku) yang selalu beliau gaungkan.
-
Mengamalkan Doa untuk Sesama: Umat Islam sangat dianjurkan untuk mengikuti jejak spiritual Rasulullah dengan senantiasa menyelipkan doa kebaikan bagi sesama mukmin. Mendoakan keselamatan dan keberkahan umat Nabi Muhammad SAW merupakan wujud nyata dari ikatan persaudaraan (ukhuwah Islamiyah) yang tulus dan tanpa pamrih.
-
Implementasi Sosial di Tengah Masyarakat: Rasa sayang kepada sesama umat tidak boleh berhenti pada ucapan doa semata, melainkan wajib termanifestasikan dalam tindakan nyata di lingkungan tempat tinggal.
Terkait poin implementasi nyata, para jamaah di lingkungan RW 09 Desa Cihonje diimbau untuk mempraktikkan tiga hal sederhana namun berdampak besar: menjaga lisan agar tidak menyakiti perasaan sesama muslim, saling membantu dengan ringan tangan menolong tetangga yang sedang kesulitan, serta berkomitmen menjaga kerukunan demi terciptanya lingkungan desa yang harmonis dan penuh berkah.
Di penghujung kegiatan, Penyuluh Agama Islam menyelipkan pesan utama yang mendalam sebagai bekal rohani bagi para jamaah MT Nurfalah. "Semoga dengan rutin melafazkan doa untuk kebaikan umat Nabi Muhammad SAW, hati kita semakin lembut, rasa kasih sayang kita kepada sesama semakin tumbuh, dan kita kelak mendapatkan syafaat dari Baginda Rasulullah SAW."
Kegiatan penyuluhan ini berlangsung dengan khidmat dan mendapat antusiasme yang baik dari warga setempat. Melalui edukasi keagamaan yang konsisten seperti ini, KUA Kecamatan Gumelar berharap dapat terus memperkuat pemahaman keislaman sekaligus mendongkrak kepekaan serta kepedulian sosial antarwarga di wilayah Desa Cihonje.
