Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, MTsN 2 Banyumas Gelar Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam

Oleh MTSN2 Banyumas
SHARE

Banyumas – Dalam upaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik serta memperkuat wawasan pedagogis, MTsN 2 Banyumas menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk "Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam". Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Rapat MTsN 2 Banyumas yang direncanakan selama dua hari yaitu Selasa dan Jumat  (28 dan 31, Juli 2026) ini diikuti oleh seluruh guru/tenaga pendidik. Selasa (28/07)

Kegiatan Bimtek ini dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Naufal Iskandar. Dalam sambutan pembukaannya, beliau menekankan pentingnya penguatan karakter dan ketulusan dalam mengabdi di dunia pendidikan. "Pendidikan di lingkungan madrasah bukan sekadar mentransfer ilmu, melainkan menanamkan nilai-nilai kasih sayang dan keteladanan. Bimtek ini menjadi momentum penting bagi para guru untuk menyegarkan kembali niat mengabdi serta memperkuat komitmen dalam membimbing para siswa dengan sepenuh hati," ujar Naufal Iskandar.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi PendMa) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, M. Wahyu Fauzi Aziz. Beliau menggarisbawahi pentingnya peran strategis guru sebagai figur inspiratif yang kreatif dan adaptif di era digital.

"Metode pembelajaran memang penting, namun figur seorang guru jauh lebih penting daripada sekadar metode. Jadilah guru yang menginspirasi, kreatif, mendidik, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan zaman demi menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045," tegas Fauzi Aziz. 

Sementara itu, Kepala MTsN 2 Banyumas, Atik Restusari, menyampaikan apresiasi dan motivasi mendalam kepada seluruh peserta. Beliau mengajak para guru untuk memanfaatkan kesempatan emas ini sebaik-baiknya bersama narasumber yang berkompeten di tingkat nasional.

"Narasumber yang hadir hari ini adalah orang yang sangat berkompeten dalam hal KBC di lingkup nasional. Tanyakan langsung kalau ada kesulitan dan hal yang kurang dipahami. Semoga kegiatan ini menambah ilmu, pengetahuan, serta wawasan KBC Bapak/Ibu guru untuk bisa diaplikasikan secara nyata dalam kegiatan pembelajaran," ungkap Atik. 

Memasuki acara inti, kegiatan Bimtek dipandu oleh Sri Indriyati, bertindak sebagai moderator. Sesi materi pada hari pertama ini diisi langsung oleh Muhamad Siswanto, salah satu Instruktrur Nasional Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Dalam paparan materinya, beliau mengupas tuntas mengenai konsep dasar Kurikulum Berbasis Cinta serta implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) di kelas serta Insersi Pendidikan Perkoperasian dalam Pembelajaran di Madrasah.

"Kurikulum Berbasis Cinta berfokus pada pemenuhan kebutuhan emosional dan intelektual murid secara seimbang. Ketika pembelajaran dihadirkan dengan pendekatan rasa cinta dan ketulusan, siswa tidak hanya memahami materi secara mendalam (deep learning), tetapi juga merasa dihargai dan termotivasi untuk mengeksplorasi potensi terbaiknya," jelas H. Muhamad Siswanto, saat menyampaikan materi. 

Melalui kegiatan yang berlangsung selama dua hari (28 dan 31 Juli 2026) ini, diharapkan seluruh guru MTsN 2 Banyumas mampu menerapkan konsep Kurikulum Berbasis Cinta secara optimal, sehingga dapat mewujudkan iklim belajar yang menyenangkan, menginspirasi, dan bermakna bagi seluruh murid di MTsN 2 Banyumas.(Ning/twm)