Ukur Capaian Pembelajaran, MA Raudhotut Tholibin Kembaran Gelar ASTS Ganjil
Oleh MA Raudhotut Tholibin
Kembaran – Madrasah Aliyah (MA) Raudhotut Tholibin Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, melaksanakan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang diikuti oleh murid kelas X, XI, dan XII tersebut berlangsung selama enam hari, mulai Senin, 28 September hingga Sabtu, 3 Oktober 2026.
Pelaksanaan ASTS merupakan bagian dari agenda akademik madrasah untuk mengetahui capaian pembelajaran murid setelah mengikuti proses pembelajaran selama semester ganjil. Murid mengikuti asesmen sesuai dengan jadwal mata pelajaran dan waktu yang telah ditentukan oleh madrasah.
Sejak hari pertama, murid mengikuti rangkaian asesmen dengan tertib dan penuh kesiapan. Pelaksanaan kegiatan dibagi berdasarkan jenjang kelas, mata pelajaran, serta waktu yang telah disusun dalam jadwal ASTS. Dengan pembagian tersebut, proses asesmen diharapkan dapat berjalan secara teratur dan kondusif.
Waka Kurikulum MA Raudhotut Tholibin, Yekti Wiji, menyampaikan bahwa pelaksanaan ASTS menjadi salah satu bagian penting dalam proses evaluasi pembelajaran di madrasah.
“ASTS ini merupakan salah satu bentuk evaluasi untuk mengetahui sejauh mana capaian pembelajaran murid selama proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Kami berharap seluruh murid dapat mengikuti asesmen dengan sungguh-sungguh, jujur, dan bertanggung jawab,” ujar Yekti Wiji.
Menurutnya, pelaksanaan asesmen tidak semata-mata berorientasi pada perolehan nilai. Hasil asesmen juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru untuk melihat perkembangan belajar murid sekaligus menentukan tindak lanjut pembelajaran.
“Hasil dari ASTS nantinya tidak hanya menjadi nilai, tetapi juga menjadi bahan evaluasi bagi guru dan madrasah untuk melihat perkembangan murid. Dengan demikian, pembelajaran berikutnya dapat terus diperbaiki dan disesuaikan dengan kebutuhan murid,” tambahnya.
Sementara itu, murid kelas XI dan XII juga mengikuti ASTS sesuai dengan jadwal mata pelajaran masing-masing. Seluruh rangkaian asesmen berlangsung hingga Sabtu, 3 Oktober 2026.
Dalam pelaksanaannya, murid diharapkan tidak hanya mempersiapkan penguasaan materi, tetapi juga menunjukkan sikap disiplin, mandiri, dan jujur. Guru turut mendampingi jalannya asesmen untuk memastikan setiap sesi berlangsung sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Bagi murid, ASTS menjadi momentum untuk mengukur pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari. Sementara bagi guru dan madrasah, hasil asesmen dapat menjadi salah satu dasar untuk melakukan refleksi dan menentukan langkah pembelajaran selanjutnya.
Melalui pelaksanaan ASTS Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027, MA Raudhotut Tholibin terus berupaya membangun budaya evaluasi pembelajaran yang terarah dan berkelanjutan.(tum)
