Wujud Kepedulian Sosial, MT Nurul Ikhlas Binaan KUA Banyumas Gelar Pengajian dan Santunan Anak Yatim

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Majelis Taklim (MT) Nurul Ikhlas, yang merupakan salah satu kelompok pengajian binaan Kantor Urusan Agama (KUA) Banyumas, kembali menunjukkan komitmennya dalam syiar Islam dan kepedulian sosial. Bertempat di serambi masjid agung nur sulaiman, majelis taklim ini menyelenggarakan rangkaian kegiatan pengajian rutin yang dipadukan dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim dan piatu. Selasa (30/06)

Kegiatan keagamaan yang dihadiri oleh PLT kepala KUA Banyumas, Apriliyanto, para Penyuluh Agama Islam, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah ibu-ibu ini berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan lantunan salawat bersama. Memasuki acara inti, panitia menyalurkan paket santunan berupa uang tunai dan paket kebutuhan pokok kepada anak-anak yatim yang tinggal di sekitar wilayah binaan KUA Banyumas.

PLT Kepala KUA Banyumas memberikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi dan kemandirian MT Nurul Ikhlas dalam menggalang aksi sosial, Beliau menegaskan bahwa peran majelis taklim di era sekarang tidak hanya sebatas tempat menuntut ilmu fiqih atau tauhid, melainkan juga harus menjadi motor penggerak kepedulian sosial guna meringankan beban sesama di tengah masyarakat."Sinergi yang kuat antara Penyuluh Agama Islam dan kelompok binaan seperti MT Nurul Ikhlas ini terbukti sangat efektif dalam menghidupkan syiar Islam yang sejuk, damai, dan membawa manfaat nyata bagi lingkungan sekitar," ungkapnya dalam sambutan.

Acara kemudian ditutup dengan tausiyah atau pengajian keagamaan yang disampaikan oleh ulama setempat, yang mengupas tentang keutamaan menyayangi anak yatim serta pentingnya menjaga keikhlasan dalam bersedekah, dilanjutkan dengan doa bersama untuk keselamatan umat.

Melalui kegiatan terpadu ini, MT Nurul Ikhlas diharapkan terus konsisten menebar keberkahan dan menjadi teladan bagi kelompok masyarakat lainnya di Kabupaten Banyumas. (Diah)