Wujudkan Madrasah Ramah Lingkungan, Waka Sarpras Pasang Anjuran Ekoteologi dan Kawasan Bebas Rokok
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas — Komitmen MTs Negeri 3 Banyumas dalam mewujudkan madrasah yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan terus diperkuat. Melalui Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana, MTs Negeri 3 Banyumas melaksanakan pemasangan sejumlah anjuran dan imbauan strategis yang mendukung kegiatan ekoteologi, menjaga kebersihan lingkungan, serta penegasan wilayah bebas rokok di seluruh area madrasah. Rabu (11/02)
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Waka Sarana Prasarana, Nurhayati Nahariyah, sebagai bentuk nyata integrasi nilai keislaman dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Anjuran yang dipasang tersebar di titik-titik strategis madrasah, seperti area kelas, halaman, ruang pelayanan, dan fasilitas umum lainnya agar mudah dibaca dan dipahami oleh seluruh warga madrasah.
Nurhayati Nahariyah, menegaskan bahwa ekoteologi bukan sekadar slogan, melainkan gerakan kesadaran bersama. “Menjaga kebersihan, merawat lingkungan, dan menciptakan kawasan bebas rokok adalah bagian dari amanah keimanan. Madrasah harus menjadi ruang yang sehat secara fisik, spiritual, dan sosial,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa pemasangan anjuran ini bertujuan membangun budaya disiplin dan tanggung jawab bersama, baik bagi peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, maupun tamu madrasah. Lingkungan yang bersih dan bebas asap rokok diyakini mampu mendukung kenyamanan belajar serta kesehatan seluruh warga madrasah.
Kegiatan ini juga sejalan dengan penguatan karakter peserta didik, khususnya dalam menanamkan nilai cinta lingkungan, kepedulian sosial, dan kesadaran hidup sehat sejak dini. Melalui pesan-pesan visual yang edukatif, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan adalah ibadah yang bernilai luhur.
Dengan langkah ini, MTs Negeri 3 Banyumas terus meneguhkan diri sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam akademik dan religiusitas, tetapi juga responsif terhadap isu lingkungan dan kesehatan. Gerakan kecil namun konsisten ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya madrasah hijau, bersih, dan berkelanjutan.(HumasMTsN3).
