HUT RI #81

Bentuk Karakter Religius, MA PP Nahdlotut Talamidz Jombor Rutin Laksanakan Pembiasaan Pagi Sholat Duha, Tahlil, dan Tadarus

K
kemenag Banyumas1
05 Nov 2026
23x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 05-11-2026 10:23
SHARE

Jombor – Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Nahdlotut Talamidz Jombor terus berkomitmen dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan akhlak yang mulia. Salah satu upaya nyata yang konsisten dilakukan adalah melalui program pembiasaan pagi berupa ibadah Sholat Duha berjamaah, pembacaan Tahlil, serta Tadarus Al-Qur'an. Kamis (05/11)

Kegiatan rutin ini dilaksanakan setiap pagi sebelum aktivitas belajar mengajar di kelas dimulai. Seluruh siswa-siswi beserta dewan guru berkumpul di masjid madrasah dengan penuh khidmat untuk mengikuti rangkaian ibadah rutin tersebut.

Kepala MA PP Nahdlotut Talamidz Jombor menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas formalitas formal, melainkan bagian dari kurikulum pembentukan karakter (character building) berbasis nilai-nilai pesantren.

"Kami ingin memastikan para santri dan siswa memulai hari mereka dengan mengingat Allah SWT. Sholat Duha, Tahlil, dan Tadarus ini menjadi sarana untuk menata niat belajar, menenangkan hati, dan membentengi diri dari pengaruh negatif di era digital saat ini," ujarnya.

Melalui pembiasaan Sholat Duha, siswa diajarkan untuk mengetuk pintu rezeki kelancaran ilmu. Sementara itu, pembacaan Tahlil menjadi sarana merawat tradisi amaliah Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) sekaligus mendoakan para muassis (pendiri) pesantren, orang tua, dan guru. Rangkaian pagi ditutup dengan Tadarus Al-Qur'an guna memperlancar bacaan serta menanamkan kecintaan mendalam terhadap kitab suci.

Program ini terbukti membawa dampak positif yang signifikan bagi atmosfer belajar di madrasah. Pihak sekolah berharap pembiasaan baik ini tidak hanya membekas selama mereka menempuh pendidikan di MA PP Nahdlotut Talamidz Jombor, tetapi juga menjadi fondasi gaya hidup religius yang terus dibawa hingga mereka lulus dan terjun ke tengah masyarakat kelak.