Kepala Sekretariat KPA Banyumas Bekali Murid Baru MAN 2 Banyumas dengan Edukasi Komprehensif Pencegahan HIV/AIDS

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto (Humas) – Dalam rangka membekali para murid baru dengan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan penyakit menular, MAN 2 Banyumas menggelar sosialisasi penanggulangan HIV/AIDS. Kegiatan ini berlangsung di Aula MAN 2 Banyumas sebagai bagian dari agenda Masa Ta'aruf Murid Baru Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027. Kamis (16/07)

Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Banyumas, Suwondo, hadir sebagai narasumber utama. Diawal sesi, Suwondo memberikan wawasan mengenai sejarah berdirinya serta struktur organisasi KPA Kabupaten Banyumas. Ia menekankan bahwa pemahaman terhadap kelembagaan ini sangat krusial agar para murid mengetahui mekanisme pelaporan dan alur bantuan bagi masyarakat yang terinfeksi HIV/AIDS di wilayah Kabupaten Banyumas.

Memasuki sesi materi inti, Suwondo memaparkan beberapa poin penting edukasi kesehatan, di antaranya:
•    Pemahaman Dasar: Penjelasan mendalam mengenai perbedaan HIV dan AIDS, serta bagaimana proses transmisi virus HIV hingga berkembang menjadi kondisi AIDS.
•    Strategi Pencegahan: Langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan murid untuk mencegah penularan, termasuk pentingnya menjaga pola hidup sehat dan menghindari perilaku berisiko.
•    Fenomena Perilaku Berisiko: Suwondo secara khusus menyoroti fenomena perilaku berisiko pada populasi LSL (Laki-laki yang Berhubungan Seks dengan Laki-laki) sebagai salah satu isu yang perlu diwaspadai di kalangan remaja.
•    Dampak Multidimensi: Suwondo mengingatkan para murid akan dampak jangka panjang dari perilaku berisiko, yang tidak hanya meningkatkan kerentanan terhadap Penyakit Menular Seksual (PMS), tetapi juga memicu komplikasi masalah kesehatan mental yang serius.

Dalam kesempatan tersebut, Suwondo secara tegas mengingatkan para peserta untuk menjauhi segala bentuk perbuatan menyimpang. Ia memaparkan fakta yang memprihatinkan bahwa Kabupaten Banyumas saat ini menjadi wilayah dengan jumlah kasus infeksi HIV/AIDS tertinggi kedua di Provinsi Jawa Tengah.

"Saya ingatkan kepada adik-adik semua untuk benar-benar menjaga diri dari perbuatan menyimpang. Mengingat Banyumas berada di urutan kedua terbanyak kasus HIV/AIDS di Jawa Tengah, maka membiasakan hidup sehat dan berpegang teguh pada nilai-nilai agama adalah kunci utama keselamatan kita," tegas Suwondo.

Kepala MAN 2 Banyumas, Muhamad Siswanto, menyambut baik kegiatan tersebut dan mengungkapkan bahwa materi ini sengaja dimasukkan dalam agenda MATAMUDA sebagai bentuk komitmen madrasah dalam menciptakan lingkungan madrasah menjadi Ruang Aman Nyaman Anak (RANA).

"Ke depannya, peran madrasah dan peran orang tua murid harus sinergis dalam mengontrol putra-putrinya agar selamat di dunia dan selamat di akhirat. Kita juga berharap visi madrasah yaitu 'Terwujudnya Peserta Didik Yang Berakhlakul Karimah, Berprestasi, Terampil dan Ramah Terhadap Lingkungan' benar-benar akan terealisasi," pungkas Siswanto. (Mufi)