Koordinasi Seusai Simaan Al-Quran di Mushola Al Fairuz, Penyuluh dan JFU Bahas Pelayanan
Oleh KUA Wangon
Banyumas — Seusai pelaksanaan simaan Al-Qur’an di Mushola Al Fairuz KUA Wangon, para Penyuluh Agama Islam bersama JFU melanjutkan kegiatan dengan koordinasi internal. Suasana kebersamaan yang terbangun setelah simaan dimanfaatkan untuk membahas berbagai hal berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Kamis (10/09)
Koordinasi berlangsung secara santai namun tetap fokus pada hal-hal yang perlu menjadi perhatian bersama. Para pegawai saling menyampaikan informasi, perkembangan kegiatan, serta rencana pelayanan keagamaan yang akan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Wangon.
Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Zainur, menyampaikan bahwa koordinasi setelah kegiatan keagamaan menjadi sarana penting untuk memperkuat komunikasi antarpegawai. “Setelah simaan Al-Qur’an, kita manfaatkan waktu untuk berkoordinasi agar informasi dan tugas masing-masing dapat tersampaikan dengan baik,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ni’mah yang menilai koordinasi secara rutin dapat membantu menciptakan kerja sama yang lebih solid antara Penyuluh Agama dan JFU. Menurutnya, komunikasi yang baik akan memudahkan pegawai dalam memberikan pelayanan yang cepat, tertib, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Latif menambahkan bahwa kegiatan simaan Al-Qur’an sekaligus koordinasi seperti ini memberikan nilai positif bagi lingkungan kerja KUA Wangon. “Semoga kebersamaan ini terus terjaga, sehingga kegiatan keagamaan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik dan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.(srf)
