Kaya Bukan Diukur dari Banyaknya Materi, tetapi dari Besarnya Rasa Syukur
Oleh KUA JATILAWANG
Jatilawang - Kantor Urusan Agama (KUA) Jatilawang menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) dengan mengangkat tema “Kaya Tidak Diukur dengan Banyaknya Materi, tapi dengan Seberapa Besar Syukur kepada Sang Pemberi”. Senin (25/05)
Kegiatan tersebut diikuti oleh para calon pengantin dari wilayah Kecamatan Jatilawang. Binwin dilaksanakan sebagai upaya memberikan pembekalan mental dan spiritual kepada pasangan yang akan memasuki kehidupan rumah tangga.
Dalam penyampaiannya, Penyuluh Agama Islam menekankan bahwa kebahagiaan rumah tangga tidak selalu ditentukan oleh banyaknya harta atau kemewahan, melainkan oleh rasa syukur, ketulusan, dan kemampuan saling menerima pasangan. “Keluarga yang kaya bukan hanya karena materi, tetapi karena hati yang penuh syukur kepada Allah SWT dan mampu menikmati kehidupan dengan penuh keberkahan,” ujarnya.
Materi yang diberikan meliputi pengelolaan ekonomi keluarga, pentingnya komunikasi yang baik, menjaga keharmonisan rumah tangga, serta membangun keluarga yang sederhana namun penuh kebahagiaan dan keberkahan.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti pembinaan dan berbagi pandangan tentang persiapan kehidupan rumah tangga. Melalui kegiatan Binwin ini, diharapkan para calon pengantin mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah dengan menjadikan rasa syukur sebagai pondasi utama dalam kehidupan berumah tangga.
