Sharing Session Mencari Solusi Problematika dan Dinamika Guru PAI

Oleh yudza1
SHARE

Purwokerto (Humas) - Bertempat Aula Al-Ikhlas di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas menjadi pertemuan penting yang dihadiri oleh 72 Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) se-Kabupaten Banyumas. Dalam acara bertajuk "Sharing Session Mencari Solusi Problematika dan Dinamika Guru PAI," para peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan tugas mulia mereka. Kamis, (20/6).

Acara ini menghadirkan narasumber-narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Nanik Pujiastuti, Kepala Subdirektorat PAI SD Ditpai Kemenag RI; Ibnu Asaddudin, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas; Agus Setiawan, Kepala Seksi PAI; dan Siti Nur Hidayati, Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) PAI.

Agus Setiawan Kasi Pendidikan Agama Islam Kankemenag Banyumas dalamsambutannya menyampaikan, "Kegiatan ini diselenggarakan atas hasil diskusi kita dengan MGMP, KKG dan sebagainya tentang berbagai permasalahan yang kita temui. Dengan adanya SKP yang trobel karena adanya PMM ada guru yang berhasil dan tidak berhasil. dan disini ada ketakutan untuk melanjutkan. Kemudian gaji ke-13 yang bersumber dari TPG. Kami masih koordinasi dengan dinas pendidikan terkait hal ini. Serta masih banyak hal lainnya," ungkap Agus.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas Ibnu Asaddudin menyampaikan, "Dalam bekerja tentu kita harus memiliki mindset atau pola pikir. Mindset ini sebagai landasan awal. Salah satu mindset yang harus kita atur sejak awal dalam bekerja adalah bahagia. Dengan bahagia ini tentu berbagai prestasi akan mudah diraih nantinya."

"Guru PAI harus mampu membuat terobosan - terobosan kreatif agar problematika PAI terurai. Jalin 267 (relasi) dengan siapapun. Komunikasikan dengan seksi PAI disini. Tentu tidak hanya dengan seksi PAI saja. Guru PAI bisa menjalin kerjasama melalui KKG dengan berbagai stakeholder," terang Ibnu dalam pembinaannya.

Nanik Pujiastuti Kasubdit Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Republik Indonesia menerangkan, "Mengurai 7 peta jalan PAI. Antara lain anggaran PPG Kemenag yang ibaratnya seperti memakai sarung, ditarik ke atas kaki terlihat. Ditarik bagian bawah atas terlihat. Saking cupetnya saking susahnya."

"PPKB Kemenag yang akan di matc kan dengan PKB Kemdikbud di PMM. pengelolaan  kinerja GPAI  akan ditelusuri penyebab macetnya. Kita telusuri dimana macetnya kemudian kita coba urai sehingga permasalahan yang ditemui bisa segera teratasi," pungkas Nanik.