17 Pengawas Madrasah Ikuti Rakor Bulanan

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto (Humas) – Sebanyak 17 pengawas madrasah RA, MI, MTs, dan MA di Kabupaten Banyumas mengikuti rapat koordinasi (rakor) bulanan yang dilaksanakan di kediaman Pengawas Madrasah Charis Munandar, pada Rabu (6/11). Rakor ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Edi Sungkowo.

Topik utama dalam rakor bulan ini adalah mengenai pendaftaran haji tahun 2025, yang akan menjadi penyelenggaraan terakhir yang dikelola oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Menurut Kepala Kantor Kemenag, Ibnu Asaddudin, peralihan pengelolaan pendaftaran haji tersebut perlu disikapi dengan kesiapan dan pemahaman yang baik oleh seluruh jajaran Kemenag, termasuk pengawas madrasah, agar dapat memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat.

“Pendaftaran haji tahun 2025 akan menjadi yang terakhir kali dikelola oleh Kementerian Agama RI, setelah itu akan ada perubahan pengelolaan. Kita harus mempersiapkan diri dengan baik, terutama dalam memberikan pemahaman yang tepat kepada masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah haji,” ujar Ibnu Asaddudin.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag juga memberikan pesan penting kepada seluruh ASN Kemenag, khususnya para pengawas madrasah. Ada empat hal yang perlu menjadi perhatian dan komitmen para pegawai Kemenag untuk menjaga profesionalisme dan kualitas pelayanan.

“Sebagai ASN Kemenag, kita harus menjadi teladan bagi masyarakat. Oleh karena itu, saya mengimbau untuk mematuhi empat hal yang sangat penting, yaitu: pertama, melaksanakan sholat tepat waktu, kedua, disiplin dalam menjalankan tugas, ketiga, menjaga kebersihan di lingkungan kerja, dan keempat, berpakaian yang sopan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pesan Ibnu Asaddudin.

Rakor bulanan ini menjadi ajang penting bagi para pengawas madrasah untuk saling berkoordinasi, membahas isu terkini terkait dunia pendidikan madrasah, dan memastikan kelancaran berbagai program yang berkaitan dengan tugas pengawasan di wilayah Kabupaten Banyumas.

Sementara itu , Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Edi Sungkowo menyampaikan untuk bantuan ban motor guru madrasah binaan bisa diambil nanti selesai acara ke ruang ZAWA. Edi juga menyampaikan Pendidikan Madrasah sudah punya aplikasi TASMAMA yaitu Tuntaskan Masalah Madrasah.

Ditempat yang sama, Ketua Pokjawas Amin Yuhdi menyampaikan jadwal PKKM bila sudah jadi untuk segera dishare. Jadwal PKKM tidak bisa diganggu gugat.

“ Bila ada Madrasah yang memiliki kegiatan lain, maka harus mengutamakan jadwal PKKM. File hasil PKKM akan diberikan kepada madrasah supaya masing-masing madrasah mengetahui berapa nilainya. Dan Pokjawas akan membuatkan sertifikat PKKM untuk masing-masing madrasah. : pungkasnya. (yud/sit)