220 PPPK Kemenag Banyumas Ikuti Sosialisasi Taspen Smart Save
Oleh HUMAS
Purwokerto – Sebanyak 220 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas mengikuti Sosialisasi Ketaspenan Taspen Smart Save. Kegiatan yang menjadi wujud nyata perlindungan ASN ini berlangsung di Aula Al Ikhlas Kantor Kemenag Banyumas. Senin (31/08).
Acara dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Ibnu Asaddudin, didampingi Branch Manager Taspen Purwokerto, Yanuar Fakih Hidayat, serta Analis Kepegawaian Kemenag Banyumas, Iwan Yuni Pramono. Untuk mengoptimalkan penerimaan materi, sosialisasi ini dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pagi dan siang.
Dalam arahannya, Ibnu Asaddudin menegaskan krusialnya perlindungan jaminan sosial bagi para PPPK melalui program ketaspenan.
"Dengan mengikuti program asuransi ini, jaminan hari tua dan keselamatan kerja PPPK dijamin oleh PT Asuransi Jiwa Taspen. Kami harapkan seluruh PPPK ikut program ini. Ini bentuk negara hadir memberikan rasa aman bagi para pengabdi di Kementerian Agama," tegas Ibnu.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Taspen Purwokerto atas sinergi dan komitmennya dalam memberikan edukasi ketaspenan bagi ASN Kemenag Banyumas.
Pada kesempatan yang sama, Branch Manager Taspen Purwokerto, Yanuar Fakih Hidayat, memaparkan secara rinci beragam manfaat dari Taspen Smart Save. Manfaat tersebut mencakup Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, hingga kemudahan akses berbagai layanan digital bagi seluruh peserta.
Kegiatan ini dilaksanakan guna meningkatkan pemahaman PPPK terkait hak dan kepesertaan jaminan sosial, sekaligus memastikan seluruh pegawai terlindungi secara hukum dan finansial.
Sebagai informasi, sosialisasi tahap berikutnya dijadwalkan kembali pada 7 September mendatang dengan menyasar 200 peserta tambahan, sehingga total peserta PPPK yang terjangkau dalam program ini mencapai 427 orang.
