43 Penyuluh Agama Islam Banyumas Ikuti Seleksi Pendamping Mustahik Produktif BAZNAS Jateng 2026

Oleh KUA Somagede
SHARE

Purbalingga – Sebanyak 43 Penyuluh Agama Islam dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas, termasuk di antaranya Nuryati, dan Yanda Nurarista Irnawanti, Penyuluh Agama Islam KUA Somagede, mengikuti Seleksi Calon Pendamping Mustahik Produktif Tahap 1 Tahun 2026. Kamis (16/07)

Acara yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah ini berlangsung dengan khidmat di Braling Grand Hotel, Kabupaten Purbalingga, hari ini.

Program seleksi ini digelar sebagai langkah strategis BAZNAS Jawa Tengah dalam mengoptimalkan penyaluran zakat produktif. Para pendamping yang terpilih nantinya akan bertugas mengawal, membimbing, dan memastikan para mustahik (penerima zakat) dapat mengembangkan potensi ekonominya secara berkelanjutan hingga mampu mandiri.

Untuk menyaring komitmen dan kompetensi terbaik, para peserta harus melewati serangkaian tahapan seleksi yang cukup ketat. Hari ini, ke-43 penyuluh dari Banyumas tersebut diuji melalui dua tahapan utama:

  1. Tes Tertulis: Menguji wawasan seputar pengelolaan zakat, pemberdayaan ekonomi umat, serta regulasi terkait.

  2. Tes Wawancara: Mendalami kesiapan mental, rekam jejak, serta kemampuan komunikasi kepanduan di lapangan.

Keterlibatan aktif para Penyuluh Agama Islam dari Kemenag Banyumas—seperti utusan dari KUA Somagede—menunjukkan sinergi yang kuat antara umara dan ulama/penyuluh dalam menekan angka kemiskinan berbasis umat di Jawa Tengah.

"Pendampingan mustahik produktif membutuhkan hati yang melayani sekaligus pemikiran yang strategis. Melalui seleksi ini, diharapkan lahir para pendamping yang mampu mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan."

Dengan kompetensi dan kedekatan emosional yang selama ini telah dibangun oleh para penyuluh di tengah masyarakat, kontingen Banyumas optimistis dapat memberikan kontribusi terbaik dalam seleksi tahap pertama ini. (Nuryati)