59 Siswa Banyumas Lolos KSM Jateng

Oleh Seksi Penma
SHARE

PURWOKERTO – Sebanyak lima puluh sembilan siswa madrasah dan sekolah berhasil lolos maju ajang Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan digelar di MAN 1 Banyumas, 1 Agustus 2024 mendatang. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin melalui Kasi Pendidikan Madrasah Edi Sungkowo menjelaskan bahwa yang lolos seleksi berdasarkan juknis KSM adalah lima persen peserta terbaik dari jumlah peserta seleksi KSM Kabupaten. “Alhamdulillah Banyumas ada 59 siswa yang maju baik kategori individu maupun beregu” ujar Edi saat dikonfirmasi redaksi, Jum’at (26/7).

Adapun kelima puluh sembilan siswa tersebut antara lain Ziyaad Kovalensyah Prasetyo dari MIM Tinggarjaya, Almira Tsuraya Sabrina MIM Singasari, Adzahra Novrianti MIM Gentawangi, Naswa Nur Hidayah MI Nurul Ulum Lebeng, Farid Ahnaf Muazd Amanulloh MIMA 1 Babakan, Boni Nahid Ilmana MIMA Ajibarang Kulon, Muhammad Luthfi  siswa MIN 3 Banyumas dan Syauqina Aqeela Hasya R. Siswi MIMA Kedungurang yang akan berkompetisi pada bidang Matematika Terintegrasi MI/SD.

Kemudian, lanjut Edi, untuk bidang IPA Terintegrasi MI/SD diwakili oleh Rizqi Abdi Waluyo dari MIM Krajan, Muhammad Hanif Asy-Syafiq MIM Kedungwuluh Lor, Muhammad Tsakif Al Jadid dari MIMA Gununglurah, Mira Nur Aini MI Mafatihul Islam Pandak, Ardian Bagus Wibowo siswa MIM Pejogol, Jenny Jasmin Firda Arum MIMA Jipang, Zanetta Inggrid Raharjo siswi MI Fathul Ulum Sirau, Hayfa Alifatun Nisa MI Al Ittihad Pasir Kidul dan Azril Muhiban Mirzani dari MIMA Batuanten Cilongok.

Sementara pada jenjang MTs/SMP, Kontingen Banyumas pada lomba Matematika akan diikuti oleh Maymanda Resti Hernita siswi MTsN 1 Banyumas, Diva Tri Puspitasari dari MTs Ma’arif Sumbang, Eka Rahayu Alina Suwarningsih MTs Ma’arif 1 Kemranjen, dan Tegar Dwi Meisarohmat dari MTs AlHidayah Purwokerto Barat.

Bidang IPA Terintegrasi diwakili oleh Rizka Yuliani siswi MTs Ma’arif Kedungbanteng, Fina Fatimah siswi MTs Ma’arif 4 Kemranjen, Claresta Laily Nur Afifah siswi MTs Ma’arif Jatilawang dan Rosda Tazkiya Hastari MTs PPPI Miftahussalam Banyumas. Sedangkan untuk kontingen IPS adalah Zalika Afarin Azura siswi MTsN 2 Banyumas, Muti'ah Tsaqib MTs Muhammadiyah Purwokerto, Arin Febriana MTS Baitul Muslim Kalibagor, dan Inas Anggiat Tsabitah Nugrohodari MTS Muhamamdiyah Patikraja.

Edi menambahkan, untuk jenjang MA/SMA terdapat enam kompetisi, diantaranya Matematika Terintegrasi MA/SMA yang diikuti Linggar Nur Ashari siswi SMAN 2 Purwokerto dan Chintya Rahma dari MA Ma’arif Cilongok. Untuk bidang Biologi diwakili oleh Faizah Dhiyaul Haq MAN 3 Banyumas dan Naela Hidayatul Faizah siswi MA Ma’arif Kemranjen. Lalu, untuk Fisika yang berhasil lolos adalah Fara Nuri Hamidah siswi SMA 2 Purwokerto dan Niha Hidayati dari MA Wathoniyah Islamiyah Kebarongan. “Fara Nuri Hamidah ini dulu pernah mendapatkan medali perak KSM IPA tingkat Nasional saat masih belajar di MIN 1 Banyumas, semoga bisa terulang di tahun ini” ungkap Edi sambil berharap.

 

Selanjutnya, bidang Kimia Terintegrasi yang lolos seleksi adalah Fairuz Zaki Widodo dari SMA 2 Purwokerto dan Sabrina Zulfa Adila siswi MA Ma'arif NU 1 Kebasen. Lalu, Ekonomi Terintegrasi MA/SMA diwakili Rafida Alya Naufalin MAN 2 Banyumas dan Karina Annisatul Baroka MA Al Falah Rawalo serta untuk bidang Geografi Terintegrasi MA/SMA diikuti oleh Nur Fitri siswi MA Roudhotut Tholibin Kembaran dan Royyan Nur Ramadhan siswa SMAN 2 Purwokerto.

Sedangkan regu yang berhasil lolos ke KSM Jateng adalah MIMA Pageraji, MIM Krajan, MIMA Sunyalangu, MTs Miftahul Huda Rawalo, MTsN 1 Banyumas dan SMAN 2 Purwokerto. Tiap regu terdiri dari tiga anak yang sudah terdaftar di portal KSM.

Terakhir, Kasi Penma berharap agar ada sinergi yang kuat antara pengawas madrasah, kepala madrasah, guru pembimbing dan orang tua siswa dalam menyiapkan KSM provinsi ini. “Mohon anak-anak dibimbing di masing-masing madrasah, drill, dan jangan dibebani pelajaran yang lain, fokus dulu ke latihan-latihan soal KSM agar anak lebih siap dan mudah-mudahan bisa lolos ke tingkat nasional”, harap Edi. (akw)