HUT RI #81

AKGTK 2026: 28 GTK MTsN 3 Banyumas Ikuti Pemetaan Kompetensi, Perkuat Profesionalisme dan Mutu Madrasah

M
MTSN3 Banyumas
09 Okt 2026
13x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 09-10-2026 11:02
SHARE

Banyumas – Komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan madrasah diwujudkan melalui keikutsertaan 28 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MTs Negeri 3 Banyumas dalam kegiatan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia ini berlangsung secara daring (online) pada 5–9 Oktober 2026. Pelaksanaan AKGTK menjadi momentum penting bagi GTK untuk memetakan kompetensi sekaligus merefleksikan kesiapan diri dalam menjalankan tugas profesional di lingkungan madrasah. Jumat (09/10)

AKGTK dirancang untuk memetakan kompetensi pedagogik dan profesional guru serta kompetensi sesuai bidang tugas bagi kepala madrasah, pengawas madrasah, tenaga perpustakaan, dan tenaga laboratorium. Hasil pemetaan tersebut diharapkan menjadi landasan dalam menyusun program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), sehingga peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah dapat dilakukan secara terarah, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Sebanyak 28 GTK MTs Negeri 3 Banyumas mengikuti asesmen ini, yang melibatkan kepala madrasah, guru, serta tenaga perpustakaan. Pelaksanaannya dibagi dalam beberapa hari sesuai dengan jadwal dan bidang kompetensi masing-masing. Sejumlah mata pelajaran yang diujikan meliputi Al-Qur'an Hadis, Akidah Akhlak, Matematika, Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Bahasa Inggris, hingga Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Pada Jumat, 9 Oktober 2026, pelaksanaan AKGTK memasuki hari terakhir dengan jadwal asesmen mata pelajaran IPA.

Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, H. Sudir, S.Ag., M.S.I., telah mengikuti AKGTK untuk kepala madrasah pada Kamis, 8 Oktober 2026, dengan lancar. Keikutsertaan kepala madrasah menjadi bagian dari komitmen bersama bahwa peningkatan kompetensi bukan hanya menjadi tanggung jawab guru, melainkan juga melekat pada setiap unsur yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan dan pengembangan madrasah. Kepemimpinan yang terus belajar dan terbuka terhadap evaluasi menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun budaya kerja yang profesional.

Pelaksanaan AKGTK secara daring juga menjadi bagian dari upaya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan. Selain mengukur kompetensi, kegiatan ini mengajak GTK untuk terus memperbarui pengetahuan, memperkuat kemampuan profesional, serta meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan pembelajaran dan tata kelola madrasah yang semakin dinamis. Asesmen tidak semestinya dipandang sekadar sebagai agenda evaluasi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mengenali potensi, menemukan ruang perbaikan, dan merancang langkah pengembangan diri yang lebih bermakna.

Bagi MTs Negeri 3 Banyumas, keikutsertaan 28 GTK dalam AKGTK 2026 merupakan bagian dari ikhtiar berkelanjutan untuk mewujudkan madrasah yang semakin berkualitas. Kompetensi yang terus diasah, profesionalisme yang terus diperkuat, dan semangat belajar yang tidak pernah berhenti diharapkan bermuara pada peningkatan mutu layanan pendidikan bagi murid. Sebab, madrasah yang hebat tidak hanya dibangun oleh sarana yang memadai, tetapi juga oleh sumber daya manusia yang mau terus bertumbuh, berbenah, dan memberikan pengabdian terbaik.

AKGTK 2026 bukan sekadar asesmen, melainkan pijakan untuk bertumbuh dan berbenah. Dari pemetaan kompetensi, lahir kesadaran untuk meningkatkan kualitas diri; dari semangat belajar, tumbuh profesionalisme; dan dari pengabdian GTK, terbangun harapan akan masa depan pendidikan madrasah yang lebih baik. Bersama melangkah, MTs Negeri 3 Banyumas terus menguatkan komitmen menuju Madrasah KEREN NG’TREN, berkarakter, profesional, dan BERKAH LINGKUNGAN.

HumasMTsN3