Awali Tahun 2022 Tiga Atlet Pencak Silat MTsN 3 Banyumas Ukir Prestasi
Oleh MTSN3 Banyumas
Tiga Atlet MTsN 3 Banyumas sukses ukir prestasi dalam kejuaraan Pusaka Kusuma Cup di Gedung Serbaguna Balai Desa Sokaraja Kulon pada hari Sabtu-Minggu, 15 – 16 Januari 2022 yang diikuti oleh 220 peserta dari berbagai perguruan di Kabupaten Banyumas yaitu Pusaka Kusuma, HMS, Maruyung, Tapak Suci, Insyan Aji dan Kera Sakti. Peserta dalam Kejuaran Kusuma Cup Pencak Silat Tahun 2022 adalah Tingkat pelajar SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK yang mewakili Cabang Latihan untuk mempertandingkan “Kelas Usia Dini, Pra Remaja dan Remaja”. Tiap kelasnya dapat diwakili 1 (satu) orang peserta putra dan 1 (satu) orang peserta putri dalam satu tim.
Dari MTs Negeri 3 Banyumas menurunkan 4 (empat) peserta, yaitu :
- Radenia Restu Bayu Aji kelas G (48-51 kg) praremaja putra
- Inggar Nur Azzura kelas F (45-48 kg) pra remaja putra
- Yesika kelas G (48-51 kg) praremaja putri
- Latisya Zeen Nanda P kelas F (45-48 kg) praremaja putri
Dari 4 peserta Yesika hanya dibabak penyisihan, Inggar sampai babak semi final dan memperoleh medali perunggu, Radenia Restu dan Latisya Zeen sampai ke final dan mendapatkan medali perak. Syarief Hidayat, S.Ag. selaku Kepala Madrasah merasa sangat bersyukur dan bangga atas prestasi anak-anak kali ini, dan jangan sampai berpuas diri sampai disini terus berlatih tetap semangat dan kumpulkan terus pundi-pundi prestasi di kemudian hari.
Selain itu beliau berharap MTsN 3 Banyumas akan menelurkan banyak atlet dan prestasi di bidang olah raga sehingga cita-cita untuk menciptakan kelas khusus Olah Raga di tahun 2023 dapat terwujud.
Acara dibuka oleh Ketua IPSI Kabupaten Banyumas Joko Priyono pada pukul 09.00 WIB. Kapolsek Sokaraja AKP Soetrisno, S.H. mewakili unsur Forkompincam mengatakan “Jadilah pesilat yang tangguh yang bukan hanya menang di kejuaraan tapi pesilat yang sejati adalah yang mampu mengalahkan dirisendiri dan amarah”. Pencak Silat merupakan budaya asli bangsa Indonesia yang telah berkembang pesat baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Sebagai pewaris budaya bangsa kita mempunyai tanggung jawab untuk melestarikannya, baik secara individu maupun kelompok/perguruan. Dengan demikian diharapkan akan terwujud generasi muda yang tangguh dan berkualitas serta dapat mengharumkan nama bangsa. Perkembangan Pencak Silat perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah maupun semua pihak untuk lebih intensif dalam membina prestasi Pencak Silat baik tingkat Nasionals ampai tingkat Internasional imbuhnya.
Ditengah gencarnya Perguruan Seni Bela diri yang berkembang pada saat ini serta Pencak Silat pada khususnya, Pengurus Kabupaten IPSI Banyumas melalui PUSAKA KUSUMA CUP 2022 “Kategori Usia Dini, Pra Remaja dan Remaja”, berusaha melahirkan atlet-atlet Pencak Silat yang berprestasi, tangguh dan sportif untuk bangsa. Kenyataan membuktikan bahwa atlet-atlet Pencak Silat telah mampu berbicara di tingkat Nasional maupun Internasional. Dengan melibatkan seluruh Pesilat Perguruan Seni Bela diri yang tergabung dalam IPSI Kabupaten Banyumas diharapkan akan tercapai mutu seni bela diri yang mencirikan keagungan budaya bangsa Indonesia serta dapat melestarikan dan mengembangkan secara luas dan mengharumkan nama Pencak Silat Indonesia sebagai salah satu bagian dari budaya bangsa yang patut dilestarikan dan dikembangkan di kancah Internasional demikian disampaikan ketua panitia Imam Santosa, S.H. Lebih dari pada itu kami berharap agar kegiatan ini membawa manfaat bagi semua pihak yang turut serta mensukseskannya. Kami yakin bahwa Allah SWT meridhoi segala jerih payah serta usaha yang kita lakukan, sehingga kegiatan ini dapat berjalan lebih baikl agi di masa-masa yang akan datang dan lebih mendatangkan manfaat bagi kita semua.(Team Reading and Publishing)
