Bangun Pondasi Kokoh Menuju Keluarga Sakinah
Oleh KUA SUMPIUH
Banyumas – Suasana khidmat menyelimuti KUA Sumpiuh. Dua sejoli, Wagianto dan Susanti, pasangan calon pengantin (catin) asal Desa Kemiri, mengikuti kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) Mandiri. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Sumpiuh, Al Iproh, yang memberikan pembekalan komprehensif sebagai bekal mengarungi bahtera rumah tangga. Selsa (31/03)
Dalam sesi tersebut, Al Iproh menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal, melainkan perjalanan panjang yang membutuhkan persiapan matang dari berbagai sisi. Ada empat pilar utama yang menjadi fokus pembahasan:
1. Kebutuhan Keluarga & Pondasi Sakinah
Materi diawali dengan pemahaman mengenai hak dan kewajiban suami-istri. Al Iproh menjelaskan bahwa pondasi keluarga sakinah dibangun di atas rasa saling percaya, musyawarah, dan landasan spiritual yang kuat. Pemenuhan kebutuhan keluarga tidak hanya terbatas pada materi (ekonomi), tetapi juga kebutuhan kasih sayang dan rasa aman.
2. Psikologi Pernikahan
Menyatukan dua kepribadian yang berbeda tentu memiliki tantangan tersendiri. Pasangan Wagianto dan Susanti diajak untuk memahami perbedaan karakter dan cara berkomunikasi yang efektif demi meminimalisir konflik di masa depan.
3. Menyiapkan Generasi Berkualitas dan Sehat
Bimbingan ini juga menyentuh aspek kesehatan reproduksi dan kesiapan menjadi orang tua. Hal ini selaras dengan program pemerintah dalam menekan angka stunting, di mana pasangan diingatkan pentingnya asupan gizi dan pola hidup sehat sejak sebelum memulai kehamilan.
"Bimbingan ini diharapkan dapat membuka wawasan para calon pengantin agar tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga siap secara mental dan spiritual. Kita ingin mewujudkan keluarga yang tidak hanya bahagia di dunia, tapi juga melahirkan generasi yang unggul dan sehat," ujar Al Iproh di sela-sela kegiatannya.
Kegiatan Binwin Mandiri ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, di mana pasangan Wagianto dan Susanti tampak antusias mempersiapkan diri demi mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
