HUT RI #81

Bekali Catin, Penyuluh Purwokerto Timur Edukasi Pencegahan Stunting dalam Bimwin

Oleh KUA PURWOKERTO TIMUR
SHARE

Purwokerto — Kantor Urusan Agama (KUA) Purwokerto Timur terus memperkuat komitmen pencegahan stunting dari hulu melalui program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin. Kali ini, penyuluh agama memberikan pembekalan kepada pasangan calon pengantin atas nama Rahma dan Ubaid, dengan memasukkan materi krusial mengenai 6 Pesan Kunci Pencegahan Stunting. Senin (07/09).

Kegiatan bimbingan yang berlangsung khidmat dan interaktif ini tidak hanya membahas materi pokok seputar membangun landasan keluarga sakinah serta cara mengelola konflik rumah tangga, tetapi juga membekali calon pengantin tersebut dengan kesadaran kesehatan keluarga sejak dini.

Penyuluh agama menekankan bahwa kesiapan membangun rumah tangga harus sejalan dengan kesiapan mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas. Dalam sesi materi kesehatan reproduksi dan keluarga, pasangan Rahma dan Ubaid diberikan pemahaman mendalam mengenai 6 Pesan Kunci Pencegahan Stunting yang meliputi:

1.    Minum Tablet Tambah Darah (TTD) sesuai anjuran bagi remaja putri dan ibu hamil guna mencegah anemia.

2.    Rutin memeriksakan kehamilan secara berkala dan aktif mengikuti Kelas Ibu Hamil.

3.    Memberikan ASI Eksklusif dalam praktik Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) yang dilanjutkan dengan MPASI kaya protein hewani.

4.    Rutin membawa anak ke Posyandu setiap bulan untuk memantau tumbuh kembang anak.

5.    Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan air mengalir untuk menjaga higienitas dan kesehatan lingkungan.

6.    Menggunakan jamban sehat serta menghindari kebiasaan Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Melalui pembekalan yang komprehensif ini, KUA Purwokerto Timur berharap para calon pengantin tidak hanya siap secara administratif dan emosional, tetapi juga memiliki kesadaran kolektif untuk melahirkan generasi masa depan Kabupaten Banyumas yang sehat, tangguh, dan bebas dari stunting. (ys)