Penyuluh KUA Jatilawang Kembali Hadir di RRI Purwokerto, Sampaikan Pesan Cinta Nabi dan Syukur atas Tiga Nikmat Besar
Oleh KUA JATILAWANG
Jatilawang - Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Jatilawang, Dedy Purwanto, kembali melaksanakan rekaman Santapan Rohani dan Mimbar Rohani di RRI Purwokerto. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas penyuluh dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan agama Islam kepada masyarakat melalui media radio. Senin (07/09)
Dalam rekaman Santapan Rohani, Dedy Purwanto menyampaikan materi berjudul “Mencintai Nabi Muhammad SAW”. Materi tersebut mengajak masyarakat untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan mengenal pribadi, keteladanan, akhlak, serta mengikuti sunnah beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Selain Santapan Rohani, Dedy juga mengisi Mimbar Rohani dengan tema “Tiga Nikmat Besar”, yaitu nikmat aman, sehat, dan memiliki makanan yang cukup. Melalui materi tersebut, masyarakat diajak untuk menyadari bahwa ketiga nikmat tersebut merupakan karunia Allah SWT yang sangat besar, namun sering kali baru dirasakan nilainya ketika salah satunya hilang.
Dedy Purwanto menyampaikan bahwa dakwah melalui radio merupakan salah satu sarana strategis untuk memperluas jangkauan bimbingan keagamaan. “Penyuluhan melalui radio memungkinkan pesan-pesan keagamaan menjangkau masyarakat yang lebih luas. Karena itu, setiap kesempatan perlu dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan Islam yang sederhana, menyejukkan, dan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Kegiatan rekaman tersebut menjadi salah satu bentuk inovasi dalam pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang. Melalui media penyiaran, materi keagamaan dapat disampaikan secara lebih luas sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga penguatan spiritual dalam menjalani kehidupan.
Melalui kegiatan rutin bulanan ini, diharapkan pesan tentang kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW serta pentingnya mensyukuri nikmat keamanan, kesehatan, dan kecukupan pangan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendorong tumbuhnya kehidupan beragama yang semakin baik.(dy)
