Bimbingan di MT Al Baid Bahas Makna Syukur

Oleh KUA Lumbir
SHARE

Banyumas — Majelis Taklim Al Baid Desa Kedunggede menjadi tempat terselenggaranya kegiatan bimbingan penyuluhan tatap muka dengan tema “Selalu Bersyukur dalam Segala Keadaan”, yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam, Umi Rofikoh. Kegiatan ini diikuti oleh jamaah majelis taklim dengan penuh antusias dan suasana yang khidmat. Rabu (11/02)

Dalam penyuluhannya, Umi Rofikoh menyampaikan pentingnya menanamkan sikap syukur dalam setiap kondisi kehidupan, baik saat berada dalam keadaan lapang maupun sempit. Menurutnya, rasa syukur merupakan kunci ketenangan hati dan sumber kekuatan bagi seorang Muslim dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, disertai contoh-contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini membuat jamaah lebih mudah menghayati pesan yang disampaikan serta mengaitkannya dengan pengalaman pribadi masing-masing. Suasana penyuluhan berlangsung hangat dan interaktif, dengan adanya sesi tanya jawab dan diskusi singkat bersama jamaah.

Umi Rofikoh juga menekankan bahwa bersyukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui sikap dan perbuatan, seperti menjalankan ibadah dengan istiqamah, menjaga hubungan baik dengan sesama, serta memanfaatkan nikmat yang diberikan Allah SWT untuk hal-hal yang bermanfaat.

Para jamaah Majelis Taklim Al Baid menyambut baik kegiatan bimbingan penyuluhan ini. Mereka mengaku mendapatkan tambahan pemahaman dan motivasi untuk terus bersyukur dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dinilai mampu memberikan ketenangan batin sekaligus memperkuat keimanan jamaah.

Melalui kegiatan bimbingan penyuluhan tatap muka di Majelis Taklim Al Baid Desa Kedunggede ini, diharapkan nilai-nilai keislaman dapat terus tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat. Penyuluh Agama Islam Umi Rofikoh berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana pembinaan keagamaan dan penguatan spiritual umat.