HUT RI #81

Bimluh Keputrian SMK Maarif NU 1 Wangon Sampaikan Pentingnya Hindari Nikah Usia Dini

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas – Penyuluh Agama Islam KUA Wangon memberikan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) keputrian kepada murid putri SMK Ma’arif NU 1 Wangon. Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi dan penguatan pemahaman keagamaan bagi para siswi, khususnya mengenai pentingnya mempersiapkan masa depan serta menghindari pernikahan pada usia dini. Senin (05/10)

Dalam penyampaiannya, Ni’mah, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, mengajak para siswi untuk lebih fokus menuntut ilmu, mengembangkan potensi diri, serta menjaga pergaulan. Menurutnya, masa remaja merupakan tahap penting untuk mempersiapkan diri menjadi pribadi yang matang sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.

“Anak-anak perlu memahami bahwa pernikahan membutuhkan kesiapan yang tidak hanya berkaitan dengan usia, tetapi juga kesiapan mental, emosional, pengetahuan, kesehatan, dan kemampuan menjalankan tanggung jawab dalam keluarga. Karena itu, jangan terburu-buru menikah di usia dini,” tutur Ni’mah.

Guru SMK Ma’arif NU 1 Wangon menyambut baik kegiatan Bimluh Keputrian tersebut. Menurutnya, pembinaan dari Penyuluh Agama Islam sangat membantu sekolah dalam memberikan pendampingan kepada siswi agar mampu menjaga diri, menentukan pilihan yang tepat, dan memiliki perencanaan masa depan yang lebih baik. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan karena memberikan wawasan yang sangat bermanfaat bagi siswi dalam menghadapi masa remaja,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, KUA Wangon terus berupaya memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan dalam memberikan edukasi keagamaan dan pembinaan remaja. Para siswi diharapkan mampu menjaga diri, menjauhi pergaulan yang berisiko, menyelesaikan pendidikan, serta mempersiapkan masa depan dengan baik sehingga kelak dapat memasuki kehidupan pernikahan dalam kondisi yang matang dan penuh tanggung jawab.(srf)