Bimluh MT Al Huda Jambu, Penyuluh Sampaikan Materi Amal yang Tidak Putus Pahalanya
Oleh KUA Wangon
Banyumas — Penyuluh Agama Islam KUA Wangon melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) di Majelis Ta’lim (MT) Al Huda Desa Jambu. Kegiatan tersebut diikuti oleh jamaah dengan penuh perhatian sebagai bagian dari pembinaan keagamaan dan penguatan pemahaman Islam di tengah masyarakat. Rabu (23/09)
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Zainur, menyampaikan materi tentang amal yang tidak putus pahalanya, meskipun seseorang telah meninggal dunia. Materi tersebut mengacu pada ajaran Rasulullah SAW mengenai tiga perkara yang pahalanya tetap mengalir setelah seseorang wafat, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.
Zainur menjelaskan bahwa amal jariyah dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk kebaikan yang manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan oleh orang lain. Menurutnya, masyarakat tidak harus menunggu memiliki harta yang banyak untuk beramal, karena mengajarkan ilmu, membantu sesama, serta mendidik keluarga dengan nilai-nilai agama juga menjadi bagian penting dari investasi amal.
“Amal yang pahalanya terus mengalir hendaknya menjadi motivasi bagi kita untuk senantiasa berbuat baik. Sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan mendidik anak menjadi pribadi saleh merupakan bekal yang insyaallah pahalanya tetap mengalir meskipun kita sudah meninggalkan dunia,” ujar Zainur, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon.
Kegiatan Bimluh di MT Al Huda Jambu berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Melalui kegiatan tersebut, Penyuluh Agama berharap jamaah semakin memahami pentingnya mempersiapkan amal yang memberikan manfaat jangka panjang, sekaligus terus meningkatkan kepedulian dan semangat berbagi kebaikan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.(srf)
