Bimwin Daring Tetap Berjalan Efektif Meski Catin Berada di Luar Kota
Oleh HUMAS
Banyumas – KUA Sumbang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan publik yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. KUA Sumbang melaksanakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri secara daring, sebagai bentuk inovasi pelayanan bagi calon pengantin yang tidak dapat hadir secara langsung. Selasa (24/02)
Pelaksanaan Bimwin kali ini dilakukan melalui platform virtual karena kedua calon pengantin berada di luar kota, tepatnya di Bogor. Meski demikian, proses bimbingan berlangsung lancar, tertib, dan tetap menjaga kualitas materi sebagaimana Bimwin tatap muka.
Peserta yang hadir pada sesi ini hanya dua orang, yakni Galih Oktavian dan Rizka Ramadhani. Meski jumlah peserta terbatas, justru suasana bimbingan menjadi lebih intens, interaktif, dan memungkinkan penyampaian materi secara lebih terfokus. Kedua peserta mengikuti sesi dari lokasi masing?masing dengan penuh perhatian, menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan diri memasuki kehidupan berumah tangga.
Fasilitator Bimwin adalah Penyuluh Agama Islam, Nadzifatul Choirunnisa, yang kali ini membawakan dua materi penting dan fundamental: Fondasi Keluarga Sakinah serta Psikologi Keluarga. Dalam penjelasannya, beliau menegaskan bahwa membangun rumah tangga bukan hanya tentang kesiapan administratif, tetapi terlebih tentang kematangan emosional, komunikasi yang sehat, komitmen jangka panjang, dan kemampuan mengelola dinamika kehidupan berpasangan.
Beliau juga menyoroti bahwa keluarga yang kokoh harus dibangun di atas tiga elemen: ketakwaan, kecerdasan emosi, dan kemampuan menyelesaikan konflik. Tanpa hal-hal tersebut, pernikahan berisiko rapuh meski dimulai dengan kemeriahan. Penyampaian materi yang tegas, tajam, dan aplikatif membuat peserta dapat memahami realitas pernikahan secara lebih realistis dan mendalam.
Penyelenggaraan Bimwin daring ini menjadi bukti bahwa KUA Sumbang tidak membiarkan jarak menjadi penghalang dalam memberikan edukasi perkawinan berkualitas. Dengan memanfaatkan teknologi, layanan bimbingan dapat dinikmati oleh masyarakat di mana pun mereka berada, tanpa mengurangi esensi dan bobot materi.
Melalui kegiatan ini, KUA Sumbang berharap para calon pengantin memiliki pemahaman yang lebih matang, kesadaran yang lebih kuat, serta persiapan yang lebih serius dalam membina keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.
