Bimwin Mandiri KUA Pekuncen: Edukasi Catin Cara Kelola Perbedaan dan Pondasi Agama dalam Keluarga
Oleh KUA pekuncen
Pekuncen – Kantor Urusan Agama (KUA) Pekuncen kembali melaksanakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri bagi calon pengantin sebagai bagian dari upaya memberikan bekal pengetahuan dan kesiapan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Kegiatan tersebut diikuti oleh calon pengantin Ari Setyono dan Sugiarti asal Desa Pasiraman Kidul. Bimbingan di Balai Nikah KUA Pekuncen. Selasa (22/09)
Bimwin disampaikan oleh Miftakhul Faozi, Penyuluh Agama Islam KUA Pekuncen. Dalam penyampaiannya, Miftakhul menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi juga merupakan ikatan untuk membangun keluarga yang dilandasi kasih sayang, tanggung jawab, komunikasi, dan komitmen bersama.
Calon pengantin diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah, termasuk bagaimana pasangan dapat menghadapi perbedaan karakter, mengelola komunikasi, menyelesaikan persoalan rumah tangga secara bijaksana, serta menjalankan hak dan kewajiban masing-masing.
“Rumah tangga yang harmonis tidak berarti tanpa masalah. Yang terpenting adalah bagaimana suami dan istri mampu menghadapi setiap persoalan dengan komunikasi yang baik, saling menghargai, dan berpegang pada nilai-nilai agama,” terang Miftakhul.
Selain itu, calon pengantin juga diarahkan untuk menjadikan pernikahan sebagai sarana meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT serta membangun keluarga yang menjadi tempat tumbuhnya ketenteraman, kasih sayang, dan pendidikan bagi generasi penerus.
Kegiatan Bimwin Mandiri ini menjadi salah satu bentuk komitmen KUA Pekuncen dalam memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya calon pengantin, agar lebih siap secara pengetahuan, mental, spiritual, dan sosial dalam menjalani kehidupan berkeluarga.
Melalui bimbingan tersebut, Ari Setyono dan Sugiarti diharapkan mampu membawa bekal yang diperoleh dalam kehidupan rumah tangga nantinya, sehingga dapat mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, harmonis, serta penuh keberkahan.
