Bimwin Perdana Pasca-Libur Idul Fitri
Banyumas - KUA Wangon kembali menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) perdana bagi para calon pengantin pasca-libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Kegiatan yang berlangsung di Balai NIkah KUA Wangon diikuti oleh 16 Catin (Calon Pengantin). Fokus utama dalam bimbingan kali ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya membangun fondasi rumah tangga yang kokoh melalui keterbukaan informasi antara suami dan istri. Kamis (26/03/26)
Salah satu materi krusial yang menjadi sorotan dalam sesi bimbingan ini adalah mengenai transparansi finansial di dalam kehidupan berkeluarga. Para calon pengantin diberikan edukasi bahwa kejujuran mengenai sumber pendapatan, tanggungan hutang, hingga perencanaan pengeluaran merupakan kunci utama dalam mencegah konflik rumah tangga. Pemateri menekankan bahwa masalah ekonomi sering kali menjadi pemicu keretakan hubungan jika tidak dikelola dengan komunikasi yang terbuka dan jujur sejak sebelum akad nikah diucapkan.
Peserta diajak untuk menyusun simulasi anggaran rumah tangga sederhana guna memetakan prioritas kebutuhan pokok di atas keinginan pribadi. Transparansi finansial dinilai bukan hanya soal jumlah uang yang dihasilkan, melainkan tentang bagaimana pasangan saling percaya dalam mengelola amanah harta yang dimiliki. Dengan adanya kesepakatan bersama mengenai pengelolaan keuangan, diharapkan pasangan muda dapat menghindari perilaku konsumtif yang berisiko mengganggu stabilitas ekonomi keluarga di masa depan.
Selain aspek praktis, bimbingan ini juga menyentuh sisi psikologis dari keterbukaan ekonomi, di mana rasa saling menghargai akan tumbuh ketika tidak ada rahasia keuangan di antara pasangan. KUA Wangon memandang bahwa literasi keuangan keluarga sangat penting diberikan di awal, mengingat dinamika ekonomi pasca-lebaran sering kali menjadi ujian pertama bagi pasangan baru. Penekanan pada aspek ini bertujuan agar setiap pasangan memiliki kesiapan mental dalam menghadapi fluktuasi ekonomi yang mungkin terjadi selama perjalanan pernikahan mereka.
Kegiatan Bimwin perdana ini berjalan dengan sangat interaktif, ditandai dengan banyaknya diskusi mengenai pembagian peran dalam manajemen keuangan domestik. Melalui pembekalan yang komprehensif ini, KUA Wangon berharap para calon pengantin tidak hanya sah secara hukum dan agama, tetapi juga memiliki ketahanan keluarga yang kuat dari sisi ekonomi. Program ini akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai upaya nyata pemerintah dalam menekan angka perselisihan keluarga yang bersumber dari masalah finansial di wilayah Kecamatan Wangon. (jhr)
