Dalang Cilik MIN 1 Banyumas Juara I Lomba Dalang Anak 2026
Oleh MIN1 Banyumas
Banyumas – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan peserta didik MIN 1 Banyumas. Ki Dhalang Abiyyu Among Carito berhasil meraih Juara I pada Lomba Dalang Anak Wayang Kulit Gagrag Banyumasan Tahun 2026 kategori A (usia 8 – 11 tahun) yang diselenggarakan oleh Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Banyumas bekerja sama dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X di Bale Adipati Mrapat Banyumas, Sabtu – Minggu (4 – 5 Juli 2026). Minggu (05/07)
Kejuaraan tersebut diikuti tujuh dalang anak dari berbagai sanggar seni di Kabupaten Banyumas. Setelah melalui penampilan yang kompetitif dan penilaian dewan juri, Abiyyu tampil memukau hingga berhasil meraih Juara I dengan hadiah pembinaan sebesar Rp6.500.000,00 dan piala serta piagam penghargaan.
Abiyyu merupakan murid binaan Sanggar Kepanjen Kedung Banteng Banyumas di bawah asuhan Ki Dhalang Panji Among Carito. Sanggar Kepanjen dikenal aktif membina generasi muda untuk mempelajari seni pedalangan Banyumasan, sekaligus melestarikan penggunaan bahasa Panginyongan dalam pakeliran. Sanggar ini telah melahirkan sejumlah dalang muda berbakat yang tampil dalam berbagai ajang budaya di Banyumas.
Kepala MIN 1 Banyumas, Mahruri, yang hadir dan mengawal Abiyu saat perlombaan mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas prestasi yang diraih peserta didiknya. "Alhamdulillah, prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MIN 1 Banyumas. Keberhasilan Abiyyu membuktikan bahwa madrasah tidak hanya mengembangkan prestasi akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk melestarikan seni dan budaya bangsa. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, dan mencintai budaya Indonesia."
Apresiasi juga disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaduddin.. "Kami mengucapkan selamat kepada Abiyyu dan keluarga besar MIN 1 Banyumas atas prestasi luar biasa ini. Madrasah memiliki tanggung jawab membentuk generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berakhlak mulia, sekaligus mencintai budaya bangsa. Prestasi ini menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya lokal dapat berjalan selaras dengan pendidikan madrasah."
Sementara itu, Abiyyu mengaku bersyukur atas hasil yang diraihnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari doa orang tua, bimbingan guru, dan latihan bersama pembinanya di Sanggar Kepanjen. "Alhamdulillah saya sangat senang bisa menjadi Juara I. Terima kasih kepada kedua orang tua, Kepala MIN 1 Banyumas, para guru, serta Ki Dhalang Panji Among Carito yang selalu membimbing saya. Semoga saya bisa terus belajar menjadi dalang yang lebih baik dan ikut melestarikan wayang Banyumasan."
Prestasi Abiyyu menjadi bukti bahwa pembinaan karakter dan pengembangan bakat di MIN 1 Banyumas berjalan seiring dengan upaya melestarikan budaya daerah. Keberhasilan ini diharapkan mampu memotivasi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan potensi sesuai bakat dan minat, sekaligus menjadi generasi penerus yang bangga terhadap warisan budaya Indonesia.
