Dari Musala ke Lembar Jawaban: Ikhtiar Sunyi di Tengah Ujian Madrasah
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas - Hari ini menjadi bagian dari perjalanan hari keempat pelaksanaan Ujian Madrasah di MTs Negeri 3 Banyumas. Siswa kelas IX menghadapi mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Al-Qur’an Hadis dengan penuh kesungguhan. Suasana madrasah sejak pagi terasa khidmat, mencerminkan keseriusan para siswa dalam menjalani salah satu fase penting dalam perjalanan pendidikan mereka. Kamis (23/04)
Menariknya, sebelum memasuki ruang ujian, para siswa tidak langsung menuju kelas masing-masing. Mereka terlebih dahulu berkumpul di musala madrasah untuk melaksanakan doa bersama. Kegiatan ini telah menjadi kebiasaan yang terus dijaga selama pelaksanaan ujian, sebagai bentuk ikhtiar batin sebelum berhadapan dengan soal-soal yang menuntut konsentrasi tinggi.
Doa bersama tersebut dipimpin langsung oleh Ibni Ali Arifin, selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, didampingi oleh wali kelas masing-masing. Dengan penuh kekhusyukan, para siswa mengikuti setiap lantunan doa, memohon kemudahan, ketenangan, serta hasil terbaik dalam ujian yang sedang mereka jalani.
Usai doa bersama, para siswa kemudian menuju ruang ujian dengan sikap lebih tenang dan siap. Pelaksanaan ujian berlangsung tertib, dengan pengawasan ketat dari proktor dan pengawas. Hal ini dilakukan untuk menjaga integritas serta memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan hari keempat ini menunjukkan bahwa ujian bukan hanya tentang mengukur kemampuan akademik, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter. Melalui kebiasaan doa bersama di musala, siswa diajak untuk menyeimbangkan usaha lahir dan batin, sehingga mampu menjalani setiap tahapan ujian dengan penuh keyakinan dan kejujuran.(HumasMTsN3)
