Penyuluh KUA Gumelar Perkuat Spiritualitas Jamaah MT Nurul Iman Tentang Fadhilah Dzikir
Oleh HUMAS
Gumelar – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Gumelar kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan umat. Pada kesempatan kali ini, Penyuluh Agama Islam, Kambali, memberikan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim (MT) Nurul Iman, Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar. Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan jamaah setempat ini mengangkat tema yang menyentuh sisi spiritualitas harian, yakni "Fadhilah Dzikir" (Keutamaan Mengingat Allah). Kamis (23/04) ?
?Dalam tausiyahnya, Kambali menekankan bahwa dzikir bukan sekadar rutinitas lisan, melainkan sarana untuk meraih ketenangan batin di tengah kesibukan duniawi. Beberapa poin penting yang disampaikan meliputi:
- ?Ketentraman Hati: Mengutip ayat Al-Qur'an bahwa hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.
- ?Penyucian Jiwa: Dzikir sebagai sarana membersihkan "karat" di hati akibat kelalaian.
- ?Implementasi Praktis: Mengajak jamaah untuk merutinkan dzikir pagi dan petang sebagai benteng diri.
?"Dzikir adalah ibadah yang paling ringan di lisan namun paling berat timbangannya di hadapan Allah. Melalui dzikir, kita membangun komunikasi tanpa batas dengan Sang Pencipta," ujar Kambali dihadapan para jamaah.
?Kegiatan ini disambut antusias oleh para ibu-ibu dan tokoh masyarakat di Desa Cihonje. Kehadiran penyuluh dari KUA diharapkan dapat terus dilakukan secara berkala untuk memberikan bimbingan agama yang moderat, menyejukkan, dan substantif bagi masyarakat pedesaan.
Kegiatan penyuluhan keliling ini merupakan agenda rutin Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar dalam rangka menjalankan fungsi edukatif dan informatif kepada masyarakat di seluruh wilayah Kecamatan Gumelar.
