Debat Terbuka Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS MA Al Falah Jatilawang Periode 2026/2027
Oleh MA AL FALAH JATILAWANG
Jatilawang - Madrasah Aliyah (MA) Al Falah Jatilawang menggelar debat terbuka calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah tersebut menjadi salah satu tahapan dalam rangkaian pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2026/2027. Kamis (24/09)
Debat tersebut diikuti oleh tujuh kandidat yang terdiri atas tiga calon Ketua OSIS dan empat calon Wakil Ketua OSIS. Tiga kandidat calon Ketua OSIS yaitu Laila Muhlishotul Kholqi sebagai nomor urut 1, Ahmad Mahasin sebagai nomor urut 2, dan Nuri Zakiyyatul Karomah sebagai nomor urut 3.
Sementara itu, empat kandidat calon Wakil Ketua OSIS terdiri atas Chandra Bratasena dengan nomor urut 1, Labib Nauval dengan nomor urut 2, Zulfa Ibatin Wafiroh dengan nomor urut 3, dan Ghisa Bening Nazilah dengan nomor urut 4.
Pelaksanaan debat dipandu oleh Ilfia Nindia Rahmah dan Kharisma Syifa Amelia yang bertugas sebagai moderator selama kegiatan berlangsung. Dalam pelaksanaannya, tema atau mosi debat bersifat terbuka dan ditentukan berdasarkan hasil pengundian yang diperoleh para kandidat. Mekanisme tersebut memberikan kesempatan kepada setiap kandidat untuk menyampaikan gagasan sekaligus menguji kemampuan mereka dalam berpikir, berargumentasi, dan merespons persoalan secara langsung.
Masing-masing kandidat diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi, misi, serta gagasan yang mereka miliki untuk perkembangan OSIS dan kegiatan kesiswaan di MA Al Falah Jatilawang. Para kandidat juga menyampaikan tanggapan dan jawaban terhadap mosi yang diperoleh melalui pengundian.
Debat berlangsung antusias dengan para murid menyimak gagasan dan program yang disampaikan setiap kandidat. Selain menjadi bagian dari rangkaian pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi kandidat untuk melatih kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis, dan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab.
Kepala MA Al Falah Jatilawang, H. Amir Mahmud, menyampaikan bahwa debat menjadi bagian dari pembelajaran berorganisasi sekaligus memberikan pengalaman kepada murid dalam menjalankan proses demokrasi di lingkungan madrasah.
“Debat calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS ini menjadi kesempatan bagi para kandidat untuk menyampaikan gagasan dan menunjukkan kesiapan mereka dalam memimpin. Bagi murid yang lain, kegiatan ini juga menjadi pembelajaran untuk menggunakan hak pilih dengan penuh tanggung jawab. Siapa pun yang nantinya terpilih diharapkan mampu menjalankan amanah dan membawa OSIS menjadi organisasi yang aktif serta memberikan manfaat bagi madrasah,” ujar H. Amir Mahmud.
Senada dengan hal tersebut, Pembina OSIS MA Al Falah Jatilawang, Adi Suripno, mengatakan bahwa debat memberikan ruang bagi kandidat untuk menunjukkan kemampuan dalam menyampaikan gagasan dan merespons berbagai persoalan.
“Melalui debat ini, kami ingin memberikan ruang kepada para kandidat untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam menyampaikan gagasan, berdiskusi, dan mengambil sikap terhadap berbagai persoalan. Proses ini juga menjadi pembelajaran bahwa menjadi seorang pemimpin membutuhkan keberanian, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, dan kesediaan untuk mendengarkan orang lain,” ungkap Adi Suripno.
Kegiatan debat ini diharapkan dapat membantu murid mengenal gagasan dan program setiap kandidat sebelum menentukan pilihan. Dengan terlaksananya debat terbuka, rangkaian pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS MA Al Falah Jatilawang periode 2026/2027 selanjutnya dapat dilaksanakan dengan tertib dan bertanggung jawab.
