Demo Masak Fasilitator P5P2RA MTsN 2 Banyumas; Pengolahan Bahan Pangan di Sekitar
Oleh MTSN2 Banyumas
Banyumas _ Sabtu, (02/03/2024) seluruh guru fasilitator MTsN 2 Banyumas mengadakan kegiatan demonstrasi memasak dengan tema kewirausahaan yang dilakukan oleh seluruh fasilitator P5P2RA. Kegiatan demo memasak ini dilakukan dimasing-masing kelas VII sebanyak 6 kelas. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 07.30-11.00 wib.
Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai tahap awal sebelum kegiatan inti P5P2RA tema ke tiga yaitu kewirausahaan. Pada tema ketiga ini nantinya peserta didik diharapkan bisa mengolah dan menjual bahan makanan dari umbi-umbian dan lainnya yang ada di sekitar. Sebelum kegiatan inti tersebut, peserta didik diberi bekal berupa pengetahuan dan wawasan serta bisa observasi pada proses pengolahan bahan pangan.
Berpasangan fasilitator mempraktikkan kegiatan memasak bahan umbi-umbian dengan berbagai macam variasi serta disaksikan langsung oleh seluruh peserta didik.
Projek kali ini berbeda dari projek sebelumnya yang sebelumnya dilaksanakan pada pekan terakhir setiap bulannya tapi kali ini projek dilaksanakan selama dua pekan berturut-turut. Hal ini dikarenakan agar terjadi kesinambungan antar aktivitas yang dilakukan oleh siswa dalam melaksanakan P5.
Atik Restusari selaku Kepala MTsN 2 Banyumas menyampaikan bahwa," Dengan adanya kegiatan awal/pembuka sebelum siswa bisa langsung praktik ini sangat bagus, karena secara tidak langsung mengajarkan kepada siswa tahapan dan cara pengolahan makanan dari lingkungan sekitar. Selain itu, peserta didik diajarkan tidak hanya berjualan, namun sebelum melakukan perayaan belajar, siswa diajarkan terlebih dahulu bagaimana menjadi pengusaha yang mempunyai akhlak mulia, kreatif dan mandiri" jelas Atik
Dewi Idayani selaku koordinator P5 tema kewirausahaan juga menyampaikan bahwa, "Tahapan yang dilalui oleh peserta didik dalam melaknakan kegiatan P5 tema Kewirausahaan adalah tahap Eksplorasi Konsep – Kontekstualisasi – Aksi Nyata – Refleksi dan Evaluasi. Pada tahap Eksplorasi konsep, siswa diajak untuk mengetahui lebih dalam pengetahuan tentang kewirausahaan, pelaku usaha sukses, menumbuhkan kreatifitas dan kerja tim. Tahap Kontekstualisasi mempunyai tujuan agar siswa mengalami langsung dan belajar dari proses kewirausahaan dari pelaku usaha di sekitar. Pada tahap kontekstualisasi, siswa mengunjungi tempat produksi dan usaha. Pada tahap Aksi Nyata, siswa mulai melakukan dan mempraktikkan ilmu yang telah mereka pelajari dengan membuat aneka olahan yang ada di lingkungan sekitar" papar Dewi.
