Dengan isro Miroj Ajarkan Persatuan Dan Kerukunan Antar Umat Beragama
Oleh HUMAS
Purwokerto (Humas)- “ Muslim di era modern dihadapkan pada tantangan moral dan etika yang kompleks. Kisah Isra Mi'raj menegaskan pentingnya integritas moral dan kesetiaan terhadap prinsip-prinsip Islam.” Terang Kepala Kantor kementerian Agama Kabupaten Banyumas H. Ibnu Asaddudin saat memberikan tauziah dihadapan tamu undangan dan ribuan siswa-siswi SMPN 8 Purwokerto. Jumat(16/02)
Civitas SMPN 8 Purwokerto menggelar kegiatan pengajian dalam rangka memperingati Isro Mi’roj Nabi Muhammad SAW 1445 H, yang diikuti oleh seluruh siswa siswi dari kelas VII-IX , guru dan staff dan dihadiri oleh kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Kasi PAI Kantor Kemenag Banyumas, Komite serta tamu undangan lainnya.
Lebih lanjut Kakan Kemenag menjelaskan bahwa seperti dalam "The Sealed Nectar: Biography of the Noble Prophet" oleh Safi-ur-Rahman al-Mubarakpuri dapat membantu Muslim memahami bagaimana Nabi Muhammad SAW menghadapi tantangan moral dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan inspirasi bagi mereka untuk mengikuti jejak-Nya.
“ Di tengah ketegangan dan konflik yang terjadi di seluruh dunia, sikap Muslim di era modern harus ditandai dengan semangat persatuan, toleransi, dan dialog antar agama. Kisah Isra Mi'raj, di mana Nabi Muhammad SAW bertemu dengan para nabi lainnya, mengajarkan nilai-nilai persatuan dan kerukunan antar umat beragama”. Terangnya.
“ Mengambil Inspirasi dari Ketabahan dan Keteguhan, dalam menghadapi tantangan ekonomi, politik, dan sosial di era modern, muslim perlu mengambil inspirasi dari ketabahan dan keteguhan Nabi Muhammad SAW selama perjalanan Isra Mi'raj.” Terang Ibnu lebih lanjut.
Ditempat yang sama, Kepala SMPN 8 Purwokerto Suhriyanto mengungkapkan bahwa kegiatan peringatan Irso Miroj ini sebagai refleksi, untuk merenungkan kembali apa yang sudah terjadi dan dilakukan oleh Nabi besar Muhammad melalui Isro Miroj.
“ Dengan peringatan ini diharapkan siswa dan siswi bisa mengambil hikmahnya. SMP Negeri 8 Purwokerto sebagai satu-satunya sekolah negeri yang berwawasan IMTAQ dalam bingkai Moderasi Beragama harus mampu terus mengembangkan kegiatan kegiatan yang dapat menumbuhkan karakter siswa yang hebat dan bermartabat dan kegiatan hari ini adalah bagian dari upaya untuk mewujudkannya.” ungkapnya.
Selain hikmah Isro Miroj Nabi Muhammad SAW , di peringatan ini juga diadakan Khataman 30 juz, dan Selebrasi Al-Qur'an oleh siswa siswi, serta berkah 1445 takir.
“ Semoga dengan adanya peringatan dan rangkaian kegiatan Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW siswa semakin mencintai Al Qur'an dan membiasakan diri tadarus Al Qur'an. Siswa semakin memahami pentingnya shalat dan meningkatkan kualitas shalat dalam kehidupannya, serta siswa meningkatkan jiwa kepedulian kepada sesama.” Pungkas Eti Fajar Ma'rifah selaku guru PAI.(yud)
