Di Bulan Desemeber Ini Sudah Harus Clear
Oleh HUMAS
Purwokerto (Humas)- Kakan Kemenag Ibnu Asaddudin didampingi Kasubbag TU M Wahyu Fauzi Aziz memimpin langsung pelaksanaan Rapat Koordinasi Penyusunan Perjanjian Kinerja Dan Telaah DIPA Tahun 2024 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, bertempat di Aula Al Ikhlas . Jumat (8/12)
Hadir dalam Rakor Kepala Madrasah Negeri beserta KTU serta bendahara, Kasi, Penyelenggara serta pengelola kegiatan dari masing masing Satker. Sebagai narasumber Atika Eka S dari KPPN Purwokerto selaku pembina teknis.
Kakan Kemenag menjelaskan bahwa hari ini kita akan ribut membahas perencanaan tahun 2024 , karena Januari sudah tidak bisa ribut.
“ Hari ini kita akan segera menyusun perencanaan, perencanaan yang pertama adalah DIPA yang sudah dibagi beberapa hari yang lalu . Hari ini harusnya sudah mempetakan mana yang kira kira sudah tidak pas di tahun 2024, berapa dan kapan target pencairan itu ributnya kemarin pada saat setelah DIPA dibagi. Karena hari ini adalah pleno , bulan Desemeber ini sudah clear sehingga per januari kita segera menyelesaikan.” Ungkapnya.
“ Kita hari ini akan mendengarkan terkait RDP dan lain sebagainya, ada pekerjaan besar yang belum selesai , adalah apa yang ada di DIPA bapak ibu sekalian kalau itu sudah pas ndak usah direvisi. Tapi kalau itu belum pas dengan kondisi lapangan segera direvisi.” Ungkapnya lebih lanjut
Rapat Koordinasi Penyusunan Perjanjian Kinerja Dan Telaah DIPA Tahun 2024 merupakan rapat pleno membahas perencanaan anggara tahun 2024 yang sudah clear.
Senada dengan apa yang sudah disampaikan oleh Kakan kemenag Banyumas, Munbahij selaku perencana saat memberikan penjelasan menekankan bahwa bapak ibu bisa melakukan perbaikan, baik di detail maupun di sub komponen.
“ Mungkin ada kegiatan yang tidak pas bisa disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan. Karena kita hanya diberi waktu semalam, yang penting valid dahulu. Kami mohon untuk segera disesuaikan sehingga Januari kita bisa POK.” Ujarnya.
“ Khusus untuk kepala MTsN dan MAN , kami di Kementerian Agama untuk diberikan soft copy dalam bentuk pdf, sehingga kami punya soft copy dari masing masing DIPA satker tersebut, karena MIN sudah ada di kami”. Ujarnya lebih lanjut.(yud)
