HUT RI #81

Dialog Sebelum Bimluh, Penyuluh KUA Wangon Bahas Perkembangan RA Diponegoro Klapagading

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas – Sebelum pelaksanaan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh), Penyuluh Agama Islam KUA Wangon melakukan dialog dan koordinasi dengan Kepala RA Diponegoro Klapagading. Pertemuan tersebut membahas perkembangan kegiatan pendidikan dan pembinaan keagamaan di lingkungan RA, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara KUA dengan lembaga pendidikan keagamaan. Rabu (30/09)

Dalam dialog tersebut, dibahas berbagai perkembangan RA Diponegoro Klapagading, termasuk kegiatan pembelajaran, pembinaan karakter anak, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung pendidikan putra-putrinya. Komunikasi secara langsung dinilai penting untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan lembaga sehingga materi Bimluh dapat disesuaikan dengan situasi yang dihadapi para guru, orang tua, maupun peserta didik.

Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Ni'mah, menyampaikan bahwa dialog sebelum Bimluh menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang lebih baik dengan pihak RA. “Sebelum memberikan Bimluh, kami perlu berdialog terlebih dahulu agar memahami perkembangan dan kebutuhan RA. Dengan begitu, materi yang disampaikan nantinya lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi jamaah maupun lingkungan pendidikan,” ungkapnya.

Ni'mah menambahkan, pembinaan keagamaan pada usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak. Karena itu, sinergi antara lembaga pendidikan, orang tua, dan Penyuluh Agama perlu terus dijaga. Menurutnya, nilai-nilai agama yang ditanamkan sejak dini akan menjadi dasar bagi anak dalam membangun sikap, akhlak, dan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Dialog tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Bimluh di RA Diponegoro Klapagading. Melalui komunikasi dan koordinasi yang berkesinambungan, KUA Wangon berkomitmen mendukung pembinaan keagamaan di lembaga pendidikan serta mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang mampu menumbuhkan generasi yang berakhlak, berkarakter, dan memiliki dasar keagamaan yang baik.(srf)