Dibalik Meja Akad, Dua Hati Menjadi Satu
Oleh KUA JATILAWANG
Banyumas — Di KUA Jatilawang menjadi saksi bisu bersatunya dua insan, Nur Mustofa dan Untari, pasangan asal Desa Karanglewas yang mengikat janji suci dalam prosesi pencatatan nikah dan ijab qabul yang berlangsung khidmat. Jumat (27/03)
Dipimpin oleh Iskandar Zulkarnain, prosesi akad nikah berjalan dengan tertib, penuh ketenangan, dan diselimuti nuansa haru yang perlahan mengalir di antara para hadirin. Tidak ada kemewahan yang mencolok, hanya kesederhanaan yang justru menghadirkan keindahan yang begitu dalam.
Saat kalimat ijab diucapkan, ruang itu seakan berhenti bernapas. Lalu, dengan suara yang mantap meski sarat emosi, qabul pun terjawab—menjadi penanda sahnya sebuah ikatan yang tidak hanya tercatat di atas kertas, tetapi juga terpatri dalam doa dan restu yang mengalir tanpa henti.
Beberapa pasang mata tampak berkaca-kaca. Di balik senyum yang mengembang, tersimpan rasa haru yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Sebab setiap pernikahan selalu membawa cerita—tentang perjalanan panjang, tentang penantian, dan tentang harapan yang akhirnya menemukan muaranya.
Dalam kesempatan tersebut, Iskandar Zulkarnain menyampaikan nasihat yang lembut namun menyentuh hati. Ia mengingatkan bahwa pernikahan adalah amanah besar yang membutuhkan kesabaran, pengertian, dan keikhlasan dalam menjalaninya.
“Rumah tangga bukan hanya tentang kebahagiaan yang tampak, tetapi tentang bagaimana dua hati tetap saling menggenggam ketika keadaan tidak selalu mudah,” ujarnya, menghadirkan keheningan yang penuh makna.
Nur Mustofa dan Untari tampak khusyuk mendengarkan. Dalam genggaman tangan yang kini telah halal, tersimpan janji untuk saling menjaga, saling menguatkan, dan berjalan bersama melewati setiap musim kehidupan—baik dalam tawa maupun air mata.
Pencatatan nikah yang berlangsung di KUA Jatilawang itu bukan sekadar formalitas administratif. Ia adalah penanda lahirnya sebuah keluarga baru, tempat cinta akan tumbuh, diuji, dan dikuatkan oleh waktu.
Hari itu, di balik meja akad yang sederhana, sebuah kisah besar dimulai. Kisah tentang dua jiwa yang memilih untuk bersama, menapaki kehidupan dengan satu tujuan: membangun cinta yang tidak hanya bertahan di dunia, tetapi juga abadi hingga ke surga.
2.png)