Doa Bersama Harlah IPARI ke-3, Wujud Syukur dan Semangat Pengabdian Penyuluh Agama
Oleh KUA Kedungbanteng
Kedungbanteng - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) ke-3, para penyuluh agama Islam di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) Kedungbanteng menggelar kegiatan doa bersama. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula KUA Kedungbanteng dan diikuti oleh para penyuluh agama dengan penuh kekhusyukan serta suasana kebersamaan. Selasa (26/05)
Peringatan Harlah IPARI tahun ini mengusung tema “Penyuluh Berdaya, Umat Sejahtera, Indonesia Bermartabat.” Tema tersebut menjadi pengingat sekaligus penyemangat bagi para penyuluh agama agar terus meningkatkan kapasitas, profesionalitas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan doa bersama diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa untuk keselamatan bangsa dan negara, keberkahan bagi para penyuluh agama, serta kemajuan organisasi IPARI. Dalam kesempatan tersebut, para penyuluh agama juga memanjatkan harapan agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas pelayanan dan pembinaan umat.
Selain sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan IPARI yang telah memasuki usia ke-3 tahun, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan solidaritas antarpenyuluh agama di wilayah KUA Kedungbanteng. Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam melaksanakan program-program penyuluhan keagamaan, moderasi beragama, serta pembinaan masyarakat yang harmonis dan toleran.
Para penyuluh agama menilai bahwa keberadaan IPARI memiliki peran penting dalam mendukung tugas-tugas kepenyuluhan, terutama dalam menghadapi tantangan perkembangan sosial dan kehidupan masyarakat saat ini. Oleh karena itu, momentum Harlah IPARI dijadikan sebagai ajang refleksi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan yang humanis, edukatif, dan menyejukkan.
Melalui kegiatan doa bersama tersebut, para penyuluh agama KUA Kedungbanteng berharap agar IPARI semakin maju dan mampu menjadi wadah yang memperkuat kompetensi serta kesejahteraan para penyuluh agama. Dengan semangat tema “Penyuluh Berdaya, Umat Sejahtera, Indonesia Bermartabat,” para penyuluh agama berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pembimbing, pengayom, dan teladan dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.
