Gali Potensi Islami KKG PAI Sokaraja Gelar Lomba MAPSI
Oleh Dudiyono
Sokaraja: Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kecamatan Sokaraja menggelar kegiatan lomba Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI), yang digelar Korwilcam Dindik Sokaraja dan beberapa tempat lain di wilayah sokaraja. Kegiatan lomba MAPSI yang dilaksanakan Kamis (24/08) berlangsung meriah Kasi PAI Kankemenag Kab. Banyumas, Pengawas PAI, Pengawas Dindik, Pengurus KKG PAI Sokaraja, Guru PAI Pendamping serta peserta lomba dari seluruh SD se- Kecamatan Sokaraja.
Ulfah Zuraida, selaku ketua KKG PAI Kecamatan Sokaraja menyampaikan, “alhamdulillah kegiatan lomba MAPSI ke-24 ini dapat berjalan dengan baik. Kegiatan ini merupakan momentum yang sangat penting untuk meraih bibit peserta didik yang berprestasi dalam bidang mata pelajaran dan seni islami. Ada 4 (empat) tempat untuk kegiatan lomba MAPSI kali ini, mengingat banyaknya mata lomba maka kami bagi menjadi empat tempat”, katanya.
“Mengingat banyaknya mata lomba MAPSI dan keterbatasan ruang jika dilaksanakan di satu tempat, maka kami membagi kegaiatan tersebut dalam beberapa tempat untuk perlombaan. Hal ini kami lakukan agar peserta dan pendamping merasa nyaman dan dapat mengikuti lomba dengan maksimal. Untuk perlombaan MAPSI kali ini ada beberapa cabang diantaranya lomba macapat islami, cerita islami, pengetahuan PAI dan BTQ, Karya Tulis Islami (KTI), praktik wudhu putra, khot, khitobah, tilawah dan hifdzil Qur’an, duet religi, rebana, kaligrafi, adzan, praktik wudhu dan sholat putri”, jelas Ulfah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas melalui Kasi PAI Agus Setiawan menyampaikan, “selamat kepada KKG PAI Sokaraja yang telah sukses melaksanakan kegiatan Lomba MAPSI. Kegiatan ini sangat bagus dan kami mengapresiasi yang sangat besar terhadap keberlangsungan kegiatan ini. Sesuai dengan tagline yang telah dijadikan sebagai motivasi dalam kegiatan ini yakni “gali potensi islami, raih prestasi menuju Sokaraja maju”, katanya.
“Kami berharap kedepan acara ini akan lebih baik lagi dari sisi persiapan, pelaksanaan maupun evaluasi. Untuk persiapan kedepan mungkin perlu dipersiapkan jauh sebelumnya minimal satu tahun sebelumnya karena kegiatan ini sudah rutin, sehingga akan dapat dicari bibit-bibit unggul berprestasi sejak awal. Ketika sudah dilaksanakan pembinaan dari awal tentu kompetensi peserta akan lebih berkualitas sehingga dapat menjadi aset besar untuk meraih prestasi sesuai dengan cabang lomba yang diminati’, jelas Agus.
Lebih lanjut Agus menyampaikan, “kami sampaikan selamat kepada seluruh peserta lomba baik yang menang memperoleh kejuaraan maupun yang belum memperoleh kejuaraan. Bagi yang belum memperoleh kejuaraan jangan berkecil hati kaarena masih banyak kesempatan dan tujuan lomba ini bukanlah persoalan mendapat juara atau tidak mendapat juara akan tetapi setidaknya kalian semua sudah memiliki mental juara dan mental untuk menjadi generasi hebat masa depan. Bagi para peserta lomba yang meraih kejuaraan kami berharap untuk terus mengasah kompetensinya sehingga dapat meraih prestasi yang maksimal dan semoga terus meraih kesuksesan berjenjang baik di tingkat Kabupaten, Propinsi, Nasional dan bahkan tingkat Internasional”, pungkas Agus. (DU)
