Geliat Bimbingan Penyuluh di MT Anak At-Taqwa Kemiri
Oleh KUA SUMPIUH
Banyumas – Suasana religius menyelimuti Majelis Taklim (MT) Anak At-Taqwa, Desa Kemiri, dalam agenda rutin Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) keagamaan. Di bawah asuhan Siti Nurkharisah Candrawati, Penyuluh Agama Islam dari KUA Sumpiuh, anak-anak diajak untuk menyelami indahnya syariat sejak dini melalui metode pembelajaran yang terstruktur dan interaktif. Rabu (01/04)
Kegiatan ini dirancang dengan pendekatan yang komprehensif, menggabungkan aspek spiritual, kognitif, dan praktik langsung. Rangkaian kegiatan meliputi:
-
Sesi Klasikal & Spiritual: Kegiatan dibuka dengan doa bersama untuk mengasah kelembutan hati anak-anak. Setelah itu, penyuluh menyampaikan materi klasikal yang berfokus pada Ubudiyah (tata cara ibadah) dan Ilmu Tajwid guna memastikan setiap bacaan ibadah sesuai dengan kaidah yang benar.
-
Metode Sorogan (Individual): Sebagai bentuk pendampingan personal, kegiatan dilanjutkan dengan sesi sorogan. Di sini, setiap santri mendapatkan bimbingan intensif sesuai dengan tingkat kemampuannya masing-masing, mulai dari tingkat dasar (Iqro’) hingga pendalaman Al-Qur’an.
"Pendidikan agama bagi anak-anak bukan sekadar transfer ilmu, tapi tentang menanamkan kebiasaan ibadah yang benar dan kecintaan pada Al-Qur'an sejak usia belia."
— Siti Nurkharisah Candrawati, Penyuluh Agama Islam KUA Sumpiuh.
Melalui kegiatan bimluh ini, diharapkan santri MT At-Taqwa Kemiri tidak hanya cerdas secara intelektual dalam memahami hukum agama, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kefasihan dalam melantunkan ayat-ayat suci. Sinergi antara KUA Sumpiuh dan majelis taklim setempat ini menjadi pilar penting dalam mencetak generasi qurani di wilayah Kemiri.
