Gratis, Sah, dan Khidmat: Keluarga Pengantin Apresiasi Layanan Nikah Gratis di Balai Nikah KUA Patikraja
Oleh KUA patikraja
Patikraja - Suasana haru dan bahagia menyelimuti keluarga Aditya Fernando, warga Desa Tamansari Kecamatan Karanglewas dan Nurul Khoezanah warga Desa Kedungwringin Kecamatan Patikraja di Balai NIkah KUA Patikraja. Antusiasme keluarga besar kedua mempelai terlihat sejak pagi hari. Kerabat dari kedua mempelai hadir untuk menyaksikan momen sakral tersebut. Rabu (23/09)
Kebahagiaan terpancar dari wajah keluarga pengantin yang merasa proses akad, yang dipandu oleh Penghulu Muda, Ahmad Afrizal, berjalan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan. Dua insan dari latar belakang yang berbeda akhirnya sah menjadi suami istri.
Kehadiran keluarga mempelai menjadi simbol bersatunya dua keluarga dari latar belakang yang berbeda. Kedua keluarga tampak akrab dan saling mendukung sejak proses persiapan hingga selesainya akad nikah.
Pernikahan di KUA bukan sekadar pilihan tempat akad, tetapi juga wujud komitmen untuk melaksanakan pernikahan secara sederhana dan sah secara agama dan negara. Keluarga kedua mempelai menilai bahwa akad nikah di KUA memberikan kemudahan administrasi, suasana yang khidmat, serta biaya gratis yang sangat meringankan bagi keluarga.
"Menikah di KUA itu sederhana, tidak ribet, dan yang paling penting sah secara agama maupun negara. Kami ingin menunjukkan bahwa pernikahan yang baik tidak harus mewah, tetapi harus membawa keberkahan," ungkap Paiman yang merupakan wali dari mempelai puteri.
Sebagai keluarga yang menjunjung nilai kesederhanaan dan kebersamaan, Paiman mengaku mendukung program Kementerian Agama yang mendorong masyarakat memanfaatkan layanan nikah di KUA. Tasiman menyampaikan terima kasih kepada KUA yang telah memfasilitasi pernikahan putri dan pasangannya. Menurutnya, fasilitas dan pelayanan yang diberikan saat ini sudah sangat baik dan profesional. (Ida W)
